eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday44
mod_vvisit_counterYesterday518
mod_vvisit_counterThis month2451
You are here: Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Aug 04 2008
Karapan Kelinci Mulai Populer Di Madura PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Tuesday, 05 August 2008
Lomba adu cepat lari hewan piaraan di Madura, kini bukan hanya untuk sapi dan kambing atau yang populer disebut karapan (balapan) sapi dan kambing, tapi juga hewan jenis kelinci.

Salah satunya seperti yang digelar, Minggu (3/08), di lapangan Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sebanyak 120 kelinci bersaing berebut juara menjadi pelari tercepat dalam lomba yang digelar warga setempat.

Menurut salah seorang perserta lomba, Mulyadi (35), karapan kelinci tersebut sebenarnya sudah digelar sejak lima tahun lalu. Tapi mulai populer pada pertengahan awal tahun 2007.

"Gagasan mengadakan karapan kelinci ini timbul dari teman-teman penggemar kelinci, bagaimana agar ada permainan yang menghibur, tapi tidak membutuhkan biaya banyak sebagaimana karapan sapi. Maka lalu timbullah gagasan mengadakan kerapan kelinci ini," katanya.

Sebagaimana karapan sapi dan karapan kambing, pihak pelaksana juga menyediakan hadiah bagi para pemenangnya yang berasal dari pendaftaran peserta. Besarannya bervariasi bergantung pada jenis hadiah yang disediakan.

"Kalau karapan saat ini kan hadiah utamanya hanya kambing. Jadi pendaftarannya hanya Rp.15.000," katanya menambahkan.

Untuk karapan jenis hewan kelinci ini, jarak tempuhnya maksimal hanya 20 meter. Berbeda dengan karapan sapi dan kambing yang hingga 300 meter, bahkan bisa 1 kilometer untuk tingkat nasional. Demikian juga dengan biaya perawatan.

Menurut penggemar kerapan kelinci Mulyadi, untuk bisa membuat lari kelinci lebih kencang perlu perawatan secara intensif. Misalnya, dengan memberi jamu, atau memijat kelinci piaraannya secara intensif pula.

"Kalau punyaku ini, saya beri jamu telur ayam kampung setiap hari. Pijatnya dua kali sehari dan itu harus rutin dilakukan", katanya menjelaskan.

Di Madura, karapan kelinci mulai diperkenalkan oleh penggemar hewan kelinci di kabupaten Sampang pada sekitar tahun 1990-an.

Tags:  Berita Terbaru Berita Terbaru Karapan Kelinci Mulai Populer Di Madura madura karapan kelinci gagasan kambing
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya

Artikel Terkait

Creative Commons License