Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Sekuensing Virus AI Dari Lalat Dan Ayam PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Sunday, 07 December 2008
Duet peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM - Yogyakarta, yaitu : Prof. drh. R. Wasito dan Prof. drh. Hastari Wuryastuty, yang sebelumnya telah membuktikan peran lalat rumah sebagai vektor (perantara) mekanis maupun biologis virus Avian Influenza (AI) , kini telah berhasil merampungkan sekuensing virus AI dari lalat dan ayam. Menurut Wasito (19/10), dari hasil analisa sementara pihaknya, virus Avian Influenza (AI) yang berasal dari lalat dan ayam petelur sangat menjanjikan untuk dijadikan master seed vaksin AI maupun alat deteksi cepat virus Avian Influenza (AI).

Dari isolat AI (H5N1) yang berasal dari lalat dan ayam Indonesia yang dikoleksi oleh Hastari dan Wasito, hasil sekuensing menunjukkan bahwa : sekuen 3 isolat AI dari ayam benar-benar sama satu sama lainnya. Hal serupa juga terbaca pada sekuen 2 isolat AI dari lalat – keduanya sama.
Wasito menambahkan, dari hasil sekuensing menunjukkan adanya perbedaan 12 basa antara isolat AI dari ayam dan lalat. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa isolat AI lalat kekerabatannya lebih mendekati isolat AI strain Hongkong, Korea, dan Vietnam. Sementara isolat AI ayam kekerabatannya lebih mendekati isolat AI strain Indonesia.

“Lalat yang dikoleksi berasal dari Maros, Tasikmadu, Solo, Sukoharjo. Sedangkan ayamnya berasal dari Semarang dan Cilacap. Penelitian ini bekerjasama dengan Prof. Roger K. Maes, Head of Virology Section, Department of Microbiology and Public Health, Michigan State University, East Lansing, Michigan, USA,” urai Wasito.

Sebagaimana diketahui, selama 2 tahun terakhir kedua ilmuwan ini telah melakukan penelitian untuk mengetahui potensi lalat sebagai vektor biologis virus Avian Influenza (AI). Keduanya telah mendatangi kembali peternakan dengan sejarah pernah, belum pernah, dan sedang terserang AI, di daerah Maros, Tasikmadu, Malang, dan Tulung Agung. Mengambil sampel lalat, kemudian melakukan pengujian laboratorium imunologi molekuler dengan antibodi spesifik monoklonal untuk virus Avian Influenza (AI) H5N1. Wasito menjelaskan, berdasarkan penelitian tersebut telah dibuktikan keberadaan virus AI di saluran reproduksi maupun bagian abdominalnya (bagian kutikula dan serabut otot) dalam keadaan hidup, dengan titer (jumlah) virus 2^10. “Hasil penelitian ini merupakan peringatan bagi peternak karena tingkat efektivitas virus di lalat untuk menginfeksi ayam sangat tinggi –di atas ambang batasnya yaitu 2^4,” tegas Wasito.

Melalui penelitian tersebut, keduanya tidak menyangsikan peran lalat rumah sebagai vektor mekanis namun juga vektor biologis untuk virus AI. Menurut Wasito, dari pemeriksaan lalat selama 3 tahun berturut-turut, menunjukkan bahwa virus AI mampu bercokol di lalat selama 25 generasi (hasil pemeriksaan positif terhadap AI). Oleh sebab itu, Wasito menegaskan pentingnya program pengendalian lalat sebagai bagian dari biosekuriti. Karena tanpa disadari selama ini ada berjuta-juta lalat yang semula dianggap kecil perannya untuk menyebarkan virus Avian Influenza (AI), ternyata malah sebaliknya.(poultry indonesia)

Tags:  Berita Terbaru Berita Perunggasan Sekuensing Virus AI Dari Lalat Dan Ayam penelitian Avian Influenza
Comments
Search RSS
santy   |Registered |2008-12-10 12:21:25
Mau nanya, kalo lalat berperan sebagai vektor biologis juga
bagaimana dg perkembangan virus di dalam tubuh lalat, pasti dia (virus)
bereplikasi dalam tubuh lalat juga kan. Apa itu tidak berpengaruh pada kondisi
lalat sendiri, misal lalat mati karena virus. Kemudian apakah ada penularan
virus dari lalat (selain mekanik)pada mamalia ataupun unggas? Jika ada,
bagaimana prosesnya? Apakah sama seperti pada unggas, lewat kotorannya?
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 efrizal tanjung
 Arie Rosman
 Awaluddin bin yusuf
 linda pertiwi
 usman jalaluddin
 ayu vera
 Dewi Anggreini
 theresia murni
 ratih soekotjo
 lailatun nafisah
 farahiyah darayani
 monika andriani
 creriazicleve creriazicleveVM
 Guntur Pratiknyo
 geolfegment geolfegment
 Aluptmolonata AluptmolonataKD
 Damar Prana Wijaya
 Emile1984 Emile1984
 TinityXtor TinityXtor
 feficold feficoldWD
 immiggido immiggido
 tolfjsrfqdrs Louboutin UK Sale
 BlashyTal BlashyTalEA
 Weinmenda WeinmendaLW
 INTARYNAK INTARYNAKAX
 Stoofflot StoofflotUV
 JoibiaHoola JoibiaHoola
 SkimaSheeda SkimaSheedaIH
 AccoreredKede AccoreredKede
 adollfSnomehafSof adollf
 coacheMes coacheMesWX
 aroretbassisy aroretbassisy
 Jalsstods4 Jalsstods
 attessTaf Lashawn Mccamey
 SeetSlEte SeetSlEteCV
 bojokcoy bojokcoy

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday243
mod_vvisit_counterYesterday1670
mod_vvisit_counterThis month7318


eXTReMe Tracker