Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Beternak Babi di Medan Perlu Ditertibkan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Friday, 30 January 2009
Peternakan babi yang berlokasi di Kecamatan Medan Denai perlu ditertibkan karena disamping meresahkan warga juga menimbulkan aroma busuk yang setiap hari terhirup masyarakat di daerah tersebut. Lokasi peternakan babi tersebut di Jalan Tangguk Bongkar XI di Perumnas Mandala II, Jalan Jermal di pinggiran Sungai Denai dan Jalan Pancasila Medan.
 
Salah seorang warga Medan Denai, Azwan (35) mengatakan, perternakan babi di Jalan Tangguk Bongkar itu sudah cukup lama, sering ditertibkan oleh petugas Pemko Medan.

Namun, sampai saat ini warga yang beternak babi di belakang rumahnya itu, masih terus memelihara hewan tersebut.

"Peternak babi itu seolah-olah tidak takut.Pemko Medan perlu bertindak tegas untuk mengamankan ternak tersebut," katanya.

Lebih jauh ia, ia mengatakan, warga yang memelihara babi di Jalan Tangguk Bongkar XI itu mencapai puluhan kepala keluarga (KK).

Kemudian, di Jalan Jermal di pinggiran Sungai Denai, warga yang memelihara babi sebanyak 50 KK dan Jalan Pancasila sekitar 15 KK.

"Segala kotoran ternak babi itu dibuangkan ke Sungai Denai, ini sangat berbahaya dan menimbulkan penyakit gatal-gatal bagi warga yang berada di lokasi ternak itu, " ujar dia.

Hal sama juga disebutkan, Ucok (52), bila hujan turun kotoran ternak babi di Jalan Tangguk Bongkar itu mengalir ke depan rumah warga, mengeluarkan aroma yang tidak sedap.

"Kotoran ternak babi itu, jelas membuat penciuman warga yang melintas di lokasi itu terganggu, dan menimbulkan gatal-gatal di hidung," katanya.

Sebelumnya, puluhan orang yang mengaku Aliansi Masyarakat Peduli Medan Kota Metropolitan melakukan unjukrasa ke Pemko Medan, minta agar peternakan babi di kota itu segera ditertibkan karena sangat meresahkan masyarakat dan dapat menimbulkan penyakit.

Kordinator aksi, Akhiruddin dalam orasinya di Medan, mengatakan, peternakan babi atau hewan kaki empat itu akhir-akhir ini semakin merajalela dan terus "menjamur"

Namun, pihak Dinas Penertiban di daerah itu kelihatannya seperti tutup mata dan terus membiarkan peternakan babi berkembang.

Bahkan, aparat yang berwenang itu seolah-olah tidak peduli atau mau memperbaiki Kota Medan agar selalu bersih yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata di tanah air.

"Pemko Medan kelihatannya takut untuk melakukan perbaikan terhadap kota ini.Terbukti sudah dua tahun anggaran, Pemko Medan tidak merealisasikan program penertiban peternakan babi tersebut " katanya.

Beternak babi menguntungkan, makin diminati

Lebih jauh ia menjelaskan, peternakan hewan kaki empat, khususnya ternak babi yang hampir merata mengelilingi kota Medan. Dimulai dari Medan Belawan, Marelan, Helvetia, Sunggal, Selayang, Tuntungan, Amplas, Area, Kota dan Medan Denai.

Bahkan, katanya, peternakan babi ini cenderung akan bertambah terus, masyarakat semakin tertarik untuk beternak hewan tersebut.

Sementara itu, bahaya dari peternakan babi itu, dapat menimbulkan penyakit Tuberclosis (TBC), penyakit hidrochepalus (kepala besar) apabila mengkonsumsi daging babi yang terkontaminasi.

Selain itu, peternakan babi itu dapat mengganggu estetika kota yang rusak akibat kandang yang jorok, sembraut dan tidak sesuai dengan tata ruang kota Medan.

Terganggunya keharmonisan masyarakat akibat polusi udara yang dikeluarkan peternakan babi.Di kota Medan sangat banyak peternakan babi liar, berdekatan dengan rumah ibadah, rumah sakit dan sekolah.

Asisten Pemerintah Kota Medan, Dauta Sinurat yang menerima para pengunjukrasa itu, mengatakan, pihaknya akan menyampaikan pernyataaan sikap itu kepada Walikota Medan. (Antara)

Tags:  peternakan babi penyakit babi Tuberclosis hidrochepalus
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 monika andriani
 ditha ayuningtias anggraini
 Hans Renhoard
 meutia kharisma
 Alipio De Almeida
 Anggita Permatasari
 usman jalaluddin
 Yayan Taufiq Hidayat
 kornellius rejauw rejauw
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 thegunners arsenal FC
 lia putri
 bambang kristiyanto
 FRANS BUDI
 ikae munthe
 ditha ayuningtias anggraini
 dias nursanty
 THOMAS WIDIYATNO
 Didik Wahyudi
 yuyun dwi
 karunia maghfiroh
 thoriq saja
 Agam Yuda
 Tarisma Wardhani
 Abrit Cinde
 stephen christianto
 monika andriani
 Praya Ibrahim
 rakhmat hidayat
 Taufiq Nusa
 admin
 meutia kharisma
 makmun abdullah
 drh Christina

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday769
mod_vvisit_counterYesterday1269
mod_vvisit_counterThis month39207


eXTReMe Tracker