Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Flu Kuda Merebak di India PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Monday, 11 May 2009
New Delhi – Jika di seluruh dunia kini dihebohkan influenza A alias flu babi (H1N1), India justru diramaikan kasus Influensa Equine alias flu kuda. Bahkan, kasus ini telah menewaskan 43 kuda di negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat.

Berdasarkan laporan laboratorium di Hissar, Haryana, di India utara, kematian hewan-hewan itu terjadi pada Januari lalu di Gandhinagar, Gujarat. Yakni, tempat 15 kuda tewas akibat penyakit tersebut bulan lalu.
Untuk mencegah penyakit tersebut tersebar luas, pemerintah Gujarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu. Di Rajasthan, 25 kuda tewas pada suatu pameran kuda di daerah Jodhpur, menurut laporan tersebut.

Flu Equine disebabkan oleh virus Influenza A yang endemik pada kuda.Virus tersebut bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia.

Influenza Equine ditandai dengan sangat tingginya penularan di antara kuda, dan mempunyai masa inkubasi relatif singkat, yakni satu sampai lima hari. Kuda yang terserang flu ini bisa mengembangkan gejala-gejala demam, batuk kering dan keluar ingus dari hidungnya.

Tags:  flu babi flu kuda influensa equine
Comments
Search RSS
ombaz  - wow.,,   |Registered |2009-05-12 21:40:48
waspada gan!!!
Arie   |Registered |2011-08-27 03:32:57
bener2 peranan dokter hewan sangat dibutuhkan dalam menangani kasus
penyakit pada hewan yg bakal berakibat Zoonosis...
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
Berikutnya >
 efrizal tanjung
 Arie Rosman
 Awaluddin bin yusuf
 linda pertiwi
 usman jalaluddin
 ayu vera
 Dewi Anggreini
 theresia murni
 ratih soekotjo
 lailatun nafisah
 farahiyah darayani
 monika andriani
 eurorbAccot eurorbAccot
 bianceraicago bianceraicagoYT
 Floaltamelm FloaltamelmOB
 Keerhabhoorry KeerhabhoorryNF
 WoontidoTet WoontidoTet
 anavaenucky anavaenucky
 Misygofossy MisygofossyOS
 Tawlempally TawlempallyCQ
 GlypeDili GlypeDili
 Robertxi239 Elizauu656JM
 Akulina.Salamatina Akulina.Salamatina
 latiazMype Latiaz MypeJ
 Stoofflot StoofflotUV
 INTARYNAK INTARYNAKAX
 AccoreredKede AccoreredKede
 adollfSnomehafSof adollf
 coacheMes coacheMesWX
 aroretbassisy aroretbassisy
 Jalsstods4 Jalsstods
 attessTaf Lashawn Mccamey
 SeetSlEte SeetSlEteCV
 bojokcoy bojokcoy
 SkimaSheeda SkimaSheedaIH
 GoarmasasKlemdad GoarmasasKlem

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday71
mod_vvisit_counterYesterday1670
mod_vvisit_counterThis month7146

Did you know.....

DID YOU KNOW?
The excellent tracking skills of hunting dogs arise in part from their ability to detect distinct volatile fatty acids located on the surface of game or left over on the ground, brush, and/or trees.
 

Berlangganan Via Email

Anggota Online



eXTReMe Tracker