| Ilmuan Penyebar Anthrax Bunuh Diri |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||||||||
| Saturday, 02 August 2008 | |||||||||||||
|
Ilmuan tenar Amerika Serikat tersangka penyebar anthrax pada 2001 lalu ditemukan tewas. Dia diketahui melakukan aksi bunuh diri.
Seperti dikutip bbc.co.uk dari Los Angeles Times pada Sabtu (2/8/2008), Bruce Irvins (62)diketahui menenggak pil anti sakit melebihi dosis. Disebutkan hal itu dilakukannya menjelang didakwa . Sebelumnya tercatat 5 orang telah mengalami kematian akibat terserang virus anthrax. Hal itu terjadi setelah muncul peristiwa pengiriman paket anthrax melalui paket pos ke sejumlah orang. Sedang Irvins dikenal sebagi sorang tenaga ahli di pusat kesehatan penyakit menular militer AS. Sebagai seorang ahli mikrobiologis dia bekerja bersama FBI meneliti virus anthrax yang berada di amplop. Lepas insiden 11 September 2001, AS memang ramai teror penyebaran virus anthrax melalui amplop yang dikirimkan ke sejumlah politisi dan kantor media. Ada pun yang menjadi korban virus ini adalh 2 petugas pos di Washington, petugas rumah sakit di New York, seorang editor foto di Florida, dan wanita tua di Connecticut. Sementara itu seorang orang sumber menyebutkan, Irvins memang sengaja membuat dirinya terinfeksi anthrax. Hal ini dilakukannya untuk menguji coba obat penawar yang tengah dikembangkan. Namun ternyata itu tidak berhasil. Tags: Berita Terbaru Berita Terbaru Ilmuan Penyebar Anthrax Bunuh Diri antrak anthrax bunuh diri bunuh diri pil anti sakit penyebaran virus amplop
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Home |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |








![]() | Today | 2344 |
![]() | Yesterday | 3838 |
![]() | This month | 62429 |
kami membutuhkan info perusahaan peny...
Mohon maaf sebelumnya. Hendaknya kata2 vir...