eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday104
mod_vvisit_counterYesterday518
mod_vvisit_counterThis month2511
You are here: Home arrow Berita Terbaru arrow Berita Peternakan arrow Pedagang Minta Distan Lakukan Razia Daging Glonggongan

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Sep 07 2008
Pedagang Minta Distan Lakukan Razia Daging Glonggongan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Sunday, 07 September 2008
Daging sapi glonggongan diduga beredar di berbagai pasar di Salatiga. Sejumlah pedagang daging sapi yang ada di Pasar Raya I Salatiga menyebutkan, daging tersebut didatangkan dari Kecamatan Ampel di Boyolali, dan marak terjadi di bulan Ramadhan ini.

Biasanya daging jenis itu dijual lebih murah dibanding daging yang sehat, dan ironisnya ada juga warga yang berminat terhadap daging glonggongan karena harganya yang murah.

Pin Supini (50) salah satu pedagang daging di Pasaraya I mengatakan daging sapi glonggongan tersebut terutama dijual di pasar pagi. Daging tersebut dijajakan di depan Pasar Raya I Salatiga antara pukul 03.00 hingga 05.00. Bila tidak habis dijual pada jam tersebut, daging  tersebut seringkali dibawa masuk ke stan penjualan daging lantai II Pasar Raya I.

"Memang ada, daging sapi glonggongan,tapi penjualannya terutama pada saat pasar pagi, jika menjelang siang seperti ini sudah jarang dan mungkin sulit ditemukan," ungkapnya.

Daging-daging jenis tersebut, menurut Supini didatangkan dari wilayah Kecamatan Ampel, Boyolali yang jaraknya berdekatan dengan Kota Salatiga.

Dia mengungkapkan pada umumnya daging glonggongan di jual kepada konsumen dengan harga lebih murah dibandingkan yang berkualitas normal. Yang mengherankan, menurut dia, ada juga masyarakat yang berminat membeli, karena selisih harga yang murah dibanding membeli daging yang normal.

Oleh karena itu dia sangat mendukung adanya operasi daging yang digelar dengan tujuan  daging yang dijual di pasar adalah daging kering yang sehat.

"Kalau seperti itu nanti harganya bisa seragam," urai Supin.

Hal senada juga dikemukakan pedagang lain, Mujiyati (48). Bahkan dia menyarankan kepada dinas terkait di lingkungan Pemkot Salatiga agar ketika menggelar operasi daging dilaksanakan lebih pagi. Pasalnya menurut dia, razia daging yang dilakukan setelah berakhirnya pasar pagi tidak efektif karena saat itu sudah sulit didapatkan.
 
(suaramerdeka)

Untuk mengantisipasi beredarnya daging glonggonga, Dinas Pertanian (Distan) Kota Salatiga Jumat (5/9) pagi menggelar razia daging sapi glonggongan di beberapa pasar. Namun belum diketahui mengenai hasil operasi yang digelar jajaran Bidang Pemberantasan Hama dan Penyakit (PHP) Distan tersebut.

Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Dinas Pertanian (Distan) Kota Salatiga, Ir Mustain Soeradi, ketika dikonfirmasi mengatakan, razia daging upaya itu dilakukan guna mengantisipasi peredaran daging glonggongan karena akan meresahkan dan merugikan masyarakat.

Tags:  Berita Terbaru Pedagang Minta Distan Lakukan Razia Daging Glonggongan sapi glonggonan
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
Creative Commons License