eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday33
mod_vvisit_counterYesterday518
mod_vvisit_counterThis month2440
You are here: Home arrow Berita Terbaru arrow Berita Peternakan arrow Stasiun Karantina Cilacap Musnahkan Sapi Impor Selandia Baru

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Aug 06 2008
Stasiun Karantina Cilacap Musnahkan Sapi Impor Selandia Baru PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Thursday, 07 August 2008
Stasiun Karantina Pertanian Klas I di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, Jawa Tengah memusnahkan sejumlah sapi impor dari Selandia Baru, Selasa (5/8). Sapi-sapi itu dimusnahkan karena positif mengidap penyakit Johne's Disease.

Penyakit itu masih menjadi golongan I di Indonesia. Selain itu, Stasiun Karantina juga masih mengisolasi sapi impor dari negara yang sama sebanyak 11 ekor.

Pemusnahan sebanyak enam ekor sapi, dua di antaranya masih peranakan dilakukan di kandang milik Stasiun Karantina tersebut. Sementara sebanyak 11 ekor sapi yang dinyakan negatif menderita penyakit itu harus menunggu isolasi sampai 15 bulan.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Klas I Cilacap Adi Mardin menyatakan bahwa sapi impor itu dinyatakan positif berpenyakit Johne's Disease oleh Balai Veteriner (Balivet) Wates, Yogyakarta dan Laboratorium Institut Pertanian Bogor.

"Sapi-sapi tersebut datang ke Cilacap bersama dengan dengan sapi perah bibit impor sebanyak 1.180 ekor yang diimpor oleh PT Sarana Mangunkarsa untuk disuplai ke Pondok Pesantren Az-Zaitun Indramayu. Ternyata setelah dilakukan pengambilan sampel darah, ada empat ekor sapi dalam keadaan bunting yang positif Johne's Disease. Selain itu masih ada 11 ekor sapi yang meski hasilnya negatif, tetapi masih harus diisolasi,"ujarnya di sela-sela pemusnahan.

Dikatakan oleh Adi, penyakit Johne's Disease masih menjadi penyakit karantina hewan golongan I di Indonesia. Kuman yang menyebabkan penyakit itu masih kerabat dekat dengan TBC.

"Penyakit Johne's Disease merupakan zoonosis yakni bisa menular kepada manusia melalui susu dan produk olahannya. Makanya, kita langsung memusnahkan supaya sapi-sapi itu tidak menularkan penyakit yang dibawanya kepada manusia,"jelas Adi.

Menurutnya, sapi itu diimpor dengan harga US$ 2.440 setiap ekornya dan akan dibawa ke Indramayu untuk dikembangkan menjadi sapi perah. Namun kenyataannya, sapi tersebut sudah terinfeksi oleh penyakit Johne's Disease.

Bahkan, saat berada di kandang Stasiun Karantina, ternyata dua dari empat ekor sapi tersebut malah beranak dua ekor. "Dua ekor sampi hasil peranakan itu juga sudah terinfeksi, sehingga kita musnahkan,"ujarnya.

Dalam pemusnahan tersebut, sejumlah petugas Stasiun Karantina membawa seekor sapi kemudian disembelih. Setelah disembelih, daging-dagingnya langsung dipotong-potong. Daging-daging tersebut akhirnya dimasukkan ke dalam insemirator untuk dimusnahkan.

Tags:  Berita Terbaru Berita Terbaru Stasiun Karantina Cilacap Musnahkan Sapi Impor Selandia Baru Johne's Disease karantina ekor sapi peternakan negatif penyakit inseminator
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
Creative Commons License