Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 42 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2449 |
You are here: Home
Berita Terbaru
Berita Peternakan
Supermarket di Kebumen Jual Susu Kadaluarsa
Berita Terbaru
Berita Peternakan
Supermarket di Kebumen Jual Susu Kadaluarsa
Sep
14
2008
| Supermarket di Kebumen Jual Susu Kadaluarsa |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Monday, 15 September 2008 | |||||||
|
Kebumen. Masyarakat saat ini harus hati-hati saat membeli produk-produk dalam kemasan baik di toko, pasar tradisional maupun di swalayan maupun supermarket. Memilih dan mengamati secara teliti adalah satu upaya yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang akan dibeli benar-benar layak dikonsumsi. Mengapa demikian, sebab masih ada produk-produk yang sudah kadaluarsa belum ditarik dari peredaran dan masih dijual. Tidak hanya di toko kecil, pasar namun di swalayan sekalipun. Ya, fakta tersebut terungkap saat tim gabungan dari Pemkab Kebumen mengelar operasi terhadap produk dalam kemasan di sejumlah swalayan dan supermarker di Kebumen, Senin (15/9). Saat melakukan inspeksi mendadak di sebuah supermarket di kawasan Jalan Pahlawan Kebumen, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan Satuang Polisi Pamong Praja serta dari Komisi B DPRD Kebumen menemukan sejumlah produk yang tidak layak dijual. Salah satunya ditemukan dua produk susu khusus bayi 4-6 tahun dalam kemasan yang sudah kadaluarsa. Dengan jelas masa expired produk tersebut tertulis hingga Juli 2008. Namun oleh pihak supermarket produk tersebut belum ditarik dari rak penjualan. Sehingga dimungkinkan jika konsumen tidak hati-hati memilih dapat dibeli. JIka itu dikonsumsi oleh bayi, tentu saja dapat berengaruh buruk bagi kesehatannya. Selain itu, ditemukan pula sejumlah produk biskuit yang tanpa disertai masa kadaluarsa. Padahal salah satu hak konsumen adalah mengetahui informasi terkait produk yang akan dibelinya. Tanpa informasi tersebut, sulit mengetahui apakah produk tersebut masih layak dikonsumsi atau tidak. Lagi-lagi benteng terakhir berada di tangan konsumen. Yang cukup memprihatinkan, produk yang sudah rusak kemasannya tetap saja masih ada yang dijual. Petugas menemukan puluhan produk serbuk kesehatan yang bentuk dan wujud produk sudah berubah dan basah juga masih dijual salah satu supermarket terbesar di Kebumen itu. Parahnya lagi, produk kesehatan tersebut tidak mencantumkan sertifikat Produk Indutri Rumah Tangga (PIRT). Petugas pun akhirnya mengamankan produk-produk tersebut. Hal itu dilakukan tidak lain untuk melindungi konsumen dari makanan yang berbahaya. Temuan makanan yang berbahaya tersebut ditarik dari peredaran untuk diambil sampelnya dan diuji laboratorium. Peringatan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kebumen dokter Hj Rini Kristiani MKes menjelaskan, pihaknya memberi peringatan serta melakukan pembinaan kepada pihak supermarket agar tidak lagi menjual makanan serupa. “Kegiatan ini kami lakukan untuk memantau dan mengawasi peredaran makanan dan minuman berbahaya, sebagai upaya melindungi konsumen terutama menjelang lebaran,” kata dia. Floor Manajer Swalayan Rita Pasaraya Natalius mengaku setiap hari pihaknya sudah melakukan kontrol terhadap produk yang dijual. Dia berdalih, masih ditemukan produk kadaluwarsa karena kesalahan di bagian checking barang. Atas kesalahan itu, pihaknya berjanji akan lebih mengetatkan pengawasan barang. "Kami juga akan segera menarik barang-barang tersebut," katanya. Sebelumnya inspeksi mendadak juga digelar di sejumlah swalayan di Gombong dan Karanganyar. Namun dalam operasi tersebut petugas tidak menemukan produk-produk yang tidak layak dijual. Sidak juga dilanjutkan sejumlah swalayan di wilayah kebumen timur yakni di Kecamatan Kutowinagun dan Prembun. Kepala Disperindagkop Dirman Supardi SH menyebutkan, operasi yang sama juga digelar di pasar tradisional. Intinya sama, yakni untuk melindungi masyarakat dari produk-produk yang berbahaya dan tidak layak di konsumsi.."Menjelang Lebaran ini kami terus meningkatkan pengawasan terhadap produk yang berbahaya," ujar Dirman Supardi yang didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk Perlindungan Konsumen, Agung Patuh. (CyberNews) Tags: Berita Terbaru Berita Peternakan Supermarket di Kebumen Jual Susu Kadaluarsa susu kadaluarsa
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...