Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 175 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2582 |
You are here: Home
Pencarian
Pencarian
Jul
23
2008
| Alergi Kucing Bisa Sebabkan Asma |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Wednesday, 23 July 2008 | |||||||
|
Lebih dari 50% kasus asma di Amerika Serikat disebabkan oleh alergi, terutama terhadap kucing, demikian hasil penelitian yang dirilis oleh Institut Kesehatan Nasional (NIH).
Para pengidap asma, yaitu orang yang memiliki alergi, diperdebatkan oleh kalangan medis berkaitan erat dengan hewan peliharaan, debu, kuman, jamur, makanan, kecoa, debu jalanan, asap dan daun gugur. Jika serangan asma datang, dampaknya bisa sangat mengancam keselamatan jiwa. Lemahnya konsensus di kalangan para dokter membuat para orang tua pengidap asma banyak yang merana akibat melihat anaknya sulit tidur dan bernafas pada malam hari, tanpa tahu apa yang bisa mereka lakukan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekitar 56,3% kasus asma ternyata disebabkan oleh alergi yang ditimbulkan oleh interaksi gen-lingkungan sekitar dan bisa ditangani dengan tes kulit, kata Darryl C. Zeldin, peneliti senior di NIH. Alergi kucing didapati terjadi pada 29,3% kasus asma, diikuti oleh jamur Alternaria yang menyebabkan 21,1%, dan Oak putih 20,9%. Oak putih adalah pohon tua yang aslinya hidup di Amerika Utara dan dapat ditemukan pula hingga Texas dan Minnesota. "Hasil penelitian ini menginformasikan kepada kita bahwa alergi adalah faktor utama munculnya asma," kata Peter Gergen dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular. "Tapi penelitian ini juga memberitahukan pada kita bahwa ada banyak orang yang mengidap asma tapi tidak mengalami alergi. Kita masih harus banyak melakukan penelitian untuk memahami penyebab asma yang tidak terkait dengan alergi ini," katanya. Beberapa jenis unsur penyebab alergi lainnya pun turut diuji, di antaranya rumput-rumputan, rumput Bermuda, kacang, dan kecoa Jerman, tapi hanya kucing, jamur, dan Oak putih yang positif dan secara independen terkait langsung dengan asma. "Sensitivitas terhadap kucing terlihat sebagai faktor resiko terbesar dalam kemunculan asma," kata Zeldin. Sebagian peneliti memperkirakan paparan terhadap kucing pada usia-usia dini bisa melindungi anak dari alergi, tapi jika anak sudah menunjukkan gejala-gejala alergi terhadap kucing atau asma, maka orang tua seharusnya menyingkirkan binatang peliharaan mereka itu dari rumah. Sekitar 10.500 orang diteliti keterkaitannya dengan atopi atau alergi, sebagai bagian dari penelitian ketiga Kesehatan Nasional dan Uji Nutrisi terhadap populasi Amerika Serikat. "Penelitian ini memastikan bahwa lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap perkembangan asma seseorang," kata Zeldin. "Memang penyakit ini kompleks dan tidak mudah, tapi bila kita bisa mencegah kemunculan gejala dan alerginya, maka banyak kasus asma bisa dicegah." KapanLagi.com Tags: Berita Terbaru Alergi Kucing Bisa Sebabkan Asma asma kucing alergi medis jamur Alternaria jamur Alternaria
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Did you know.....
|
To determine the age of a young kitten, use a scale. Kittens under 6 months of age will usually gain about a pound per month of life. For instance, a 3-monthold kitten usually weighs around 3 pounds, and a 4 month old kitten will generally weigh in at about 4 pounds.
|

























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...