Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Ancaman Rabies di Bali Meningkat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Tuesday, 20 January 2009
Pelaporan kasus gigitan hewan penular rabies, seperti anjing dan kera, di Bali meningkat sejak awal Januari ini. Padahal, awal Desember 2008 pemerintah secara besar-besaran melakukan vaksinasi setelah Bali dinyatakan kondisi luar biasa rabies.
Sepanjang Minggu (18/1), Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Bali, selaku salah satu dari tujuh pusat krisis rabies di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar menerima 15 pasien yang mengaku digigit anjing atau kera. Mereka langsung mendapatkan vaksinasi antirabies.

Umumnya pasien datang dari sejumlah kawasan di Kabupaten Badung, terutama Kecamatan Kuta Selatan dan Kuta, serta Kota Denpasar. Di kedua kabupaten/kota ini, rabies sudah positif berjangkit. Namun, satu pasien berasal dari Gianyar, yang sebenarnya masih dinyatakan bebas dari penyakit rabies.

Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Rawat Jalan RSUP Sanglah dr Ken Wirasandhi mengungkapkan, sepanjang Desember lalu tercatat 15 pasien dengan kasus gigitan hewan penular rabies berasal dari Sanglah. Pada Januari 2009 tercatat kasus rabies meningkat dengan rata-rata 10 kasus gigitan per hari, belum ditambah di puskesmas lain yang ditunjuk sebagai crisis center serta RS Wongaya, Denpasar. ”Mungkin saja bulan-bulan lalu sudah banyak kasus gigitan hewan penular rabies, tetapi tidak dilaporkan,” kata Ken.

Dia menyatakan, semua pasien langsung mendapatkan tindakan medis sesuai kasus yang dialami. Terkait riwayat gigitan pasien, Ken menyatakan langsung berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kelautan serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Sesuai prosedur, Dinas Peternakan dan Kelautan akan bertanggung jawab untuk mengawasi, menangkap, serta meneliti hewan penular rabies penggigit para pasien.

Vaksinasi diperluas

Di tempat terpisah, praktisi hewan kecil yang juga mantan penyidik di Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI Denpasar, drh Soeharsono PhD, menyatakan, peningkatan jumlah pasien dengan kasus gigitan hewan penular rabies, apalagi ada yang dari luar daerah terinfeksi, jelas merupakan ancaman. Ia mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera menggelar vaksinasi hingga daerah terancam, yakni kabupaten lain di luar Badung dan Denpasar.

Terkait meninggalnya seorang warga pada Kamis lalu di RSUP Sanglah, Ken mengatakan, pasien meninggal itu menunjukkan gejala klinis dan epidemiologis rabies. Gejala itu antara lain mengeluarkan air liur pada saat meninggal dan mempunyai riwayat gigitan anjing di Desa Ungasan, Kuta Selatan, sekitar enam bulan lalu. Bahkan, anjing penggigit pasien itu diketahui positif rabies.

Menurut dia, spesimen pasien tersebut telah dikirim ke Balivet Bogor untuk mendapat kepastian akhir penyebab meninggalnya pasien. Pemprov Bali pun akan meneliti strain virus rabies di Bali itu.

Tags:  Rabies Bali vaksinasi rabies
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 Kanda Yanuar Muhamad
 Lulu Dogieluva
 Mariana Ferdinandez
 hilda camelia
 bang juned
 MEKA DIAN PUTRA
 usman jalaluddin
 Drh. Sagitarini
 Ismail Nugroho
 udin rudi
 dias nursanty
 wandy lienarto wandy
 Ichang Changi
 Kheista Japri
 budax perah
 I Made Danu
 Nul efly
 Andi Busrawi
 Taufiq Nusa
 Angga Arienda Prabowo
 lailatun nafisah
 muhammad ilyas
 M Nas
 rezky eko muliawan
 tri cah
 Gianni Alfredy
 admin
 Pullet pkp
 stefanus riady
 Ferry Njo
 John Palulungan
 herman nurdin
 usman jalaluddin

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday809
mod_vvisit_counterYesterday1124
mod_vvisit_counterThis month22113


eXTReMe Tracker