| Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Wednesday, 12 November 2008 | |||||||
|
Korban tewas akibat penyakit anjing gila atau rabies di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur dalam bulan November 2008 ini bertambah lagi menjadi dua orang. Fandi Mere (3), warga Wolowaru, Ende tewas Selasa (11/11) malam akibat rabies setelah yang bersangkutan beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende. Sebelumnya, Eston Lalu Jone (9), siswa kelas III SD Katolik Santa Theresia Ende 3 juga tewas digigit anjing rabies , Senin (3/11), pekan lalu. Korban (Fandi) digigit anjing sebenarnya sudah lama, yaitu sekitar pertengahan September lalu (2008). Tapi orang tua korban tak segera memeriksakan korban ke puskesmas terdekat atau rumahsakit untuk disuntik VAR (Vaksin Anti Rabies). "Korban baru dibawa ke rumah sakit beberapa hari lalu setelah tubuh korban mengalami panas tinggi," kata Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende Yosef Deo, Rabu (12/11), di Ende. Menurut Yosef, sebenarnya persediaan VAR untuk tingkat Kabupaten Ende masih mencukupi, yang sejauh ini masih tersedia 1.000 vial atau untuk sekitar 250 penderita. Penderita yang mengalami gigitan anjing untuk penanganan rabies akan mendapatkan tiga kali penyuntikan VAR. Penyuntikan VAR tahap pertama dilakukan dua kali pada lengan kanan dan kiri, kemudian tahap kedua dilakukan sekali penyuntikan berselang tujuh hari pascapenyuntikkan pertama. Tahap ketiga pemberian VAR dilaksanakan 21 hari pascapenyuntikan pertama. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Ende kasus gigitan anjing rabies dari Januari-November 2008 tercatat sebanyak 431 kasus, korban meninggal dua kasus. Setiap orang yang terkena gigitan anjing untuk antisipasi harus mendapatkan VAR, sebab kawasan Ende ini endemis rabies . "Tapi yang disayangkan dari kasus dua korban meninggal ini tidak segera mendapatkan VAR begitu terkena gigitan," kata Yosef. Tags: Berita Terbaru Berita Pets Animals Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies berita rabies kasus rabies kasus rabies di Indonesia
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Home |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |








![]() | Today | 2410 |
![]() | Yesterday | 3838 |
![]() | This month | 62495 |
kami membutuhkan info perusahaan peny...
Mohon maaf sebelumnya. Hendaknya kata2 vir...