Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Pasien Korban Digigit Anjing Meningkat di Bali PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Wednesday, 21 January 2009
Pasien digigit anjing yang datang berobat dan mendapatkan perawat pada Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUP Sanglah, Denpasar, dalam tiga hari ini dilaporkan mengalami peningkatan .
    
Petugas pada rumah sakit terbesar di Bali itu, Selasa memperkirakan bahwa grafik kunjungan pasien digigit anjing akan terus meningkat hingga sepekan mendatang terkait isu merebaknya penularan penyakit rabies yang disebabkan gigitan anjing.
 
Sampai hari Selasa (21/1) siang petugas mencatat sudah 59 pasien digigit anjing yang datang berobat ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah.
    
Namun, kata petugas, tidak semua pasien yang datang adalah mereka yang baru digigit anjing, melainkan sebagian sudah cukup lama digigit anjing piaraan maupun yang liar.
    
Kasi Pelayanan Medis dan Rawat Jalan RSUP Sanglah dr Ken Wirasandhi mengakui bahwa tidak semua pasien yang datang merupakan korban baru digigit anjing.
    
"Banyak yang lama. Namun karena takut tertular rabies , akhirnya mereka datang berobat," katanya.
    
Sebelum penyakit rabies ramai disiarkan media massa, tidak banyak warga digigit anjing yang datang ke RS untuk berobat. Namun sekarang, orang yang telah cukup lama digigit pun, malah menyusul datang minta diperiksa dokter, katanya.
    
Akibatnya, angka korban yang datang ke RSUP Sanglah belakangan ini terus meningkat. "Untuk sehari ini saja, tercatat delapan pasien menunggu giliran untuk diperiksa," ujar dr Ken.
    
Ia menyatakan kegembiraannya bahwa meningkatnya kunjungan pasien menunjukkan masyarakat sudah semakin sadar akan bahaya dari virus rabies . "Ini positif untuk menekan semakin merebaknya serangan rabies di masyarakat," katanya.
    
Kepada para pasien, pihak RS memberinya vaksin antirabies (VAR) secara cuma-cuma, tanpa dipungut bayaran.
    
Untuk pemberian vaksin tahap pertama, lanjut dia, pihaknya berupaya memberikannya tanpa kecuali, apakah mereka menderita luka lama atau baru, dengan dosis sama.
    
Tujuannya untuk menekan angka kematian yang disebabkan oleh virus rabies, sekaligus mengurangi kecemasan yang dirasakan pasien maupun keluarganya.
    
Dari beberapa pasien yang ada di ruangan IRD RSUP Sanglah mengaku sangat takut terhadap bahaya rabies .
    
Ny Budiastuti (25), yang saat itu sedang memeriksakan anaknya Surya Dwipa Saraswati (2) yang mengalami luka di bagian jari telunjuknya akibat gigitan kucing, mengaku begitu takut dan cemas.
    
"Saya takut terjadi apa-apa pada anak saya. Makanya saya langsung bawa dia ke RS, walaupun lukanya tidak parah," katanya kepada ANTARA yang menemuinya di ruang IRD.
    
Selain Ny Budiastuti, beberapa orangtua yang menunggu anaknya menjalani pemeriksaan, tampak dengan mimik wajah cukup tegang menanti hasil diagnosis tim dokter.(Antara)

Tags:  kasus rabies rabies di bali rabies
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 Kanda Yanuar Muhamad
 Lulu Dogieluva
 Mariana Ferdinandez
 hilda camelia
 bang juned
 MEKA DIAN PUTRA
 usman jalaluddin
 Drh. Sagitarini
 Ismail Nugroho
 Aulia Djunaedi
 winanda nugraha
 Madeleine Jasin
 aulia wedya nugroho
 Drh. Sagitarini
 usman jalaluddin
 chris ad
 misrul waris
 Lulu Dogieluva
 sovi ani
 jessica santosa
 mutiara sari
 muhammad ilyas
 M Nas
 rezky eko muliawan
 tri cah
 Gianni Alfredy
 admin
 Pullet pkp
 stefanus riady
 Ferry Njo
 John Palulungan
 herman nurdin
 usman jalaluddin

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday795
mod_vvisit_counterYesterday1124
mod_vvisit_counterThis month22099


eXTReMe Tracker