Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Dua Ekor Harimau Resahkan Warga Indragiri Hulu PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Friday, 17 April 2009
Riau- Sejak sepekan terakhir ini warga di Dusun Pulau Kembang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, resah karena dua ekor harimau acap melahap ternak mereka.

"Kami sudah melapor keganasan harimau ini ke Polsek Batang Cinaku dan KSDA (Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam-Red)," ujar Sudaryono salah seorang warga Dusun Pulau Kembang, Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Cinaku, Inhu, Kamis. Saat ditemui di Batang Cinaku, ia mengatakan, harimau itu telah meresahkan masyarakat di kampungnya karena setiap malam ada saja kambing peliharaan masyarakat yang disantap, sedangkan masyarakat tidak dapat berbuat apa-apa untuk melindungi ternaknya.

"Meronda malam pun kami tak mungkin karena kampung kami memang dikelilingi semak belukar," katanya.

Selain kawasan tempat tinggal mereka perkampungan berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) dan juga merupakan perkampungan yang terisolir, masyarakat di daerah itu khwatir jika binatang yang dipanggil "Tok Belang" itu memangsa mereka.

Oleh karena itu, kata dia, warga tidak berani untuk keluar rumah baik saat malam atau siang hari bahkan menakik getah sebagai sumber penghasilan masyarakat pun tidak lagi dilakukan.

Dusun Pulau Kembang merupakan daerah yang terisolir, untuk menjangkau kawasan yang berada di perbatasan TNBT itu dari Batang Cinaku sangat sulit apalagi pada musim hujan seperti sekarang. Jalan tanah yang dilalui licin dan berlumpur.

Sementara itu, salah seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang lingkungan Al Hamra mengatakan, dua ekor harimau yang masuk perkampungan penduduk di Dusun Pulau Kembang diperkirakan berasal dari kawasan TNBT.

"Dari hasil pendataan kami pada 2006 di kawasan TNBT dan sekitarnya terdapat sekitar 80 populasi harimau sumatra. Harimau yang masuk ke Dusun Pulau Kembang itu mungkin dari TNBT karena kawasan tersebut berbatasan dengan TNBT," kata aktivis WWF Riau ini saat ditemui di Batang Cinaku.

Ia mengatakan, agar tidak terjadi konflik berlanjut antara harimau dan manusia di daerah itu, pemerintah sebaiknya cepat turun ke lokasi dan mengamankan hewan yang dilindungi itu agar tidak masuk perkampungan penduduk.(ANT)
Tags:  KSDA Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Taman Nasional Bukit Tiga Puluh
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 Kanda Yanuar Muhamad
 Lulu Dogieluva
 Mariana Ferdinandez
 hilda camelia
 bang juned
 MEKA DIAN PUTRA
 usman jalaluddin
 Drh. Sagitarini
 Ismail Nugroho
 dolphin ayu
 WANTO Bin Yakut
 alfan chilmy
 Subair Seorang
 abdul rasyid
 ARAN HENDRIKUS
 Ismail Nugroho
 Reza Soraya
 hilda camelia
 mutiara sari
 Damar Prana Wijaya
 ikae munthe
 muhammad ilyas
 M Nas
 rezky eko muliawan
 tri cah
 Gianni Alfredy
 admin
 Pullet pkp
 stefanus riady
 Ferry Njo
 John Palulungan
 herman nurdin
 usman jalaluddin

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday5
mod_vvisit_counterYesterday1283
mod_vvisit_counterThis month25134


eXTReMe Tracker