| Pelukan tenangkan simpanse |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Tuesday, 09 September 2008 | |||||||
|
Jika anda baru saja bertengkar atau bermusuhan dengan kolega anda, tidak ada yang lebih baik dibandingkan tepukan di pundak atau pelukan dari seorang seorang sahabat.
Simpanse, tampaknya, punya perasaan yang sama, demikian menurut satu penelitian di Kebun Binatang Chester. Penelitian itu disebut memberikan bukti awal bahwa penghiburan di kalangan primata, seperti memeluk atau membelai bisa mengurangi tingkat stress setelah satu pertengkaran. Perilaku ini bisa mengindikasikan adanya empati, kata Doktor Orlaith Fraser dalam festival Ilmiah Asosiasi Inggris Raya. "Kita tidak bisa menyebutkan secara gamblang apa yang ada di dalam pikiran seekor simpanse; kita hanya bisa menyimpulkan dari perilaku mereka apa yang sedang terjadi," kata peneliti di John Moores University di Liverpool itu. "Karena perilaku ini sebenarnya mengurangi tingkat stres dan itu ditawarkan oleh seorang partner yang berarti, perilaku itu besar kemungkinan adalah satu ekpresi dari empati." Sedikit simpati Doktor Fraser dan koleganya menghabiskan waktu 18 bulan untuk mengamati 22 simpanse dewasa di kebun binatang Chester. Mereka dengan seksama memperhatikan apa yang terjadi setelah binatang-binatang itu berhantam, mungkin berkelahi karena rebutan makanan atau rebutan pasangan atau mungkin karena rebutan tempat duduk. Dalam 50 persen kasus, korban dalam perkelahian akan dihibur oleh seekor simpanse lain dari kelompok itu. Penghiburan itu selalu dilakukan oleh seekor simpanse yang berarti, atau sahabat, seekor simpanse dimana korban perkelahian itu secara rutin bermain atau berbagi makanan. Penghiburan itu biasa berbentuk sebuah ciuman atau pelukan atau bahkan bermain. Para ilmuwan bisa melihat aktifitas ini memiliki dampak mengurangi tingkat stress, terlihat dengan kembalinya binatang itu ke kegiatannya sehari-hari dengan menggaruk-garuk diri sendiri atau merawat diri sendiri. Hasil dari penelitian dari kebun binatang Chester ini baru-baru dipublikasikan di satu jurnal bernama Proceedings of the National Academy of Sciences.(BBC) Tags: Berita Terbaru Berita Satwa Liar Pelukan tenangkan simpanse
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Home |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |








![]() | Today | 2487 |
![]() | Yesterday | 3838 |
![]() | This month | 62572 |
|
DID YOU KNOW? The excellent tracking skills of hunting dogs arise in part from their ability to detect distinct volatile fatty acids located on the surface of game or left over on the ground, brush, and/or trees. |
kami membutuhkan info perusahaan peny...
Mohon maaf sebelumnya. Hendaknya kata2 vir...