eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Login

Kommentar Terakhir

no comments
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday278
mod_vvisit_counterYesterday455
mod_vvisit_counterThis month8487
You are here: Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Aug 22 2008
Ikan di Daerah Antartika Antibeku PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Saturday, 23 August 2008
PADA lingkungan bersuhu dingin, habitat di sana harus berusaha bertahan hidup. Pastinya hewan-hewan tersebut memiliki beberapa keistimewaan. Mekanisme pertahanan yang diberikan kepada hewan-hewan yang hidup di lingkungan dingin ternyata semuanya berbeda. Sudah banyak lo penelitian tentang bagaimana hewan-hewan yang hidup di lingkungan bersuhu dingin dapat bertahan hidup. Ada banyak jenis hewan yang bisa bertahan hidup di suhu dingin, seperti di Antartika ikan-ikan bisa bertahan hidup, lalu penguin dan beruang kutub. Di belahan bumi lain ada unta dan serangga.

Di daerah Antartika, ada beberapa ikan yang mampu bertahan hidup. Ikan-ikan ini dapat melindungi diri mereka sendiri dari kedinginan pada suhu yang sangat dingin di Antartika. Itu berkat suatu zat kimia di dalam darah mereka yang bekerja layaknya zat antibeku pada sebuah mobil. Teknik antibeku yang telah disusun dalam kode genetik ikan ini tercipta, tentunya atas keagungan Sang Pencipta. Benar kan?

Dalam darah ikan-ikan di Antartika tersebut ditemukan zat yang disebut AFGP (antarctic fish gliko-protein). Fungsinya sebagai zat antibeku alami dan membantu ikan untuk bertahan hidup di air es tanpa kedinginan. Protein khusus yang disintesis oleh gen-gen yang telah disusun oleh suatu program khusus dihubungkan ke kristal-kristal es. Kemudian, ikan-ikan itu mampu mencegah kristal es yang terbentuk di dalam tubuhnya.

Para peneliti menemukan beberapa dari gen yang menyusun AFGP pada beberapa spesies ikan yang termasuk ke dalam subkelas Notothenioidei. Ikan-ikan ini adalah Notothenia coriiceps dan Dissostichus mawsoni. Gen-gen yang ditemukan menyusun semacam protein dalam suatu zat yang mencegah mereka dari membeku. Protein ini dihasilkan di dalam pankreas, tapi tidak rusak di dalam usus. Selain itu, banyak ikan yang memiliki zat yang membuat titik beku darah mereka menjadi di bawah nol derajat. Para ilmuwan telah menentukan yang paling umum di antara zat-zat ini adalah darah yang ditemukan dalam cairan tubuh, khususnya sodium klorida. Garam-garaman ini berpengaruh mengurangi titik beku sampai 85%.
 
Lampung Post 

Tags:  Berita Terbaru Ikan di Daerah Antartika Antibeku
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya
Creative Commons License