Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 514 |
![]() | Yesterday | 509 |
![]() | This month | 2403 |
You are here: Home
Sep
07
2008
| Pedagang Minta Distan Lakukan Razia Daging Glonggongan |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Sunday, 07 September 2008 | |||||||
|
Daging sapi glonggongan diduga beredar di berbagai pasar di Salatiga. Sejumlah pedagang daging sapi yang ada di Pasar Raya I Salatiga menyebutkan, daging tersebut didatangkan dari Kecamatan Ampel di Boyolali, dan marak terjadi di bulan Ramadhan ini.
Biasanya daging jenis itu dijual lebih murah dibanding daging yang sehat, dan ironisnya ada juga warga yang berminat terhadap daging glonggongan karena harganya yang murah. Pin Supini (50) salah satu pedagang daging di Pasaraya I mengatakan daging sapi glonggongan tersebut terutama dijual di pasar pagi. Daging tersebut dijajakan di depan Pasar Raya I Salatiga antara pukul 03.00 hingga 05.00. Bila tidak habis dijual pada jam tersebut, daging tersebut seringkali dibawa masuk ke stan penjualan daging lantai II Pasar Raya I. "Memang ada, daging sapi glonggongan,tapi penjualannya terutama pada saat pasar pagi, jika menjelang siang seperti ini sudah jarang dan mungkin sulit ditemukan," ungkapnya. Daging-daging jenis tersebut, menurut Supini didatangkan dari wilayah Kecamatan Ampel, Boyolali yang jaraknya berdekatan dengan Kota Salatiga. Dia mengungkapkan pada umumnya daging glonggongan di jual kepada konsumen dengan harga lebih murah dibandingkan yang berkualitas normal. Yang mengherankan, menurut dia, ada juga masyarakat yang berminat membeli, karena selisih harga yang murah dibanding membeli daging yang normal. Oleh karena itu dia sangat mendukung adanya operasi daging yang digelar dengan tujuan daging yang dijual di pasar adalah daging kering yang sehat. "Kalau seperti itu nanti harganya bisa seragam," urai Supin. Hal senada juga dikemukakan pedagang lain, Mujiyati (48). Bahkan dia menyarankan kepada dinas terkait di lingkungan Pemkot Salatiga agar ketika menggelar operasi daging dilaksanakan lebih pagi. Pasalnya menurut dia, razia daging yang dilakukan setelah berakhirnya pasar pagi tidak efektif karena saat itu sudah sulit didapatkan. (suaramerdeka) Untuk mengantisipasi beredarnya daging glonggonga, Dinas Pertanian (Distan) Kota Salatiga Jumat (5/9) pagi menggelar razia daging sapi glonggongan di beberapa pasar. Namun belum diketahui mengenai hasil operasi yang digelar jajaran Bidang Pemberantasan Hama dan Penyakit (PHP) Distan tersebut. Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Dinas Pertanian (Distan) Kota Salatiga, Ir Mustain Soeradi, ketika dikonfirmasi mengatakan, razia daging upaya itu dilakukan guna mengantisipasi peredaran daging glonggongan karena akan meresahkan dan merugikan masyarakat. Tags: Berita Terbaru Pedagang Minta Distan Lakukan Razia Daging Glonggongan sapi glonggonan
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...