Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir
no comments






![]() | Today | 284 |
![]() | Yesterday | 455 |
![]() | This month | 8493 |
You are here: Home
Aug
27
2008
| Pemkot Lampung Anggarkan Rp300 juta Untuk RPH |
|
|
|
| Ditulis oleh admin | |||||||
| Wednesday, 27 August 2008 | |||||||
|
Pemkot Bandar Lampung menganggarkan dana sebesar Rp300 juta dalam APBD Perubahan 2008, untuk penambahan sarana dan prasarana rumah potong hewan (RPH) Way Laga yang sudah lama terbengkalai.
Wali Kota Bandar Lampung Eddy Sutrisno, Selasa (19-8), menjelaskan tidak optimalnya pengunaan RPH bagi tukang jagal yang ada, disebabkan ruas jalan menuju RPH dalam kondisi rusak. Selain itu, kurangnya sosialisasi penggunaan RPH dan minimnya sarana dan prasarana penunjang RPH, seperti alat potong hewan yang hanya satu. Menurut Eddy, dalam APBD 2008 telah dianggarkan dana sebesar lebih dari Rp1 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana RPH. "Kini, kegiatan itu sedang berjalan dan dalam tahap pengerjaan," kata Eddy, terkait banyaknya pertanyaan Dewan soal tidak berfungsinya RPH. Terkait mesin potong hewan, lanjut Eddy, RPH Way Laga hanya memiliki satu mesin potong yang mampu melayani pemotongan satu ekor hewan per 30 menit. Hal itu bukan karena kurangnya mesin potong yang ada di RPH. Tapi, lebih disebabkan karena kurangnya hamparan pemotongan hewan. Sehingga, dalam waktu 30 menit, pemotongan hewan yang mampu dilakukan hanya satu ekor. Untuk mengatasi hal itu, dalam APBD Perubahan tahun 2008, Pemkot Bandar Lampung kembali akan menganggarkan dana sebesar Rp300 juta. Dana itu akan digunakan untuk perluasan hamparan. "Sehingga, nantinya, dalam waktu 30 menit, RPH mampu melayani pemotongan lima ekor hewan," kata dia. Anggaran itu juga, lanjut Eddy, akan digunakan untuk sosialisasi kepada tukang jagal. Sehingga, ke depannya, RPH Way Laga mampu berfungsi secara optimal. Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Bandar Lampung Budiman A.S., mempertanyakan keberadaan RPH yang terkesan tidak digunakan. Padahal, pembangunan RPH Way Laga membutuhkan anggaran yang sangat besar dan sudah diresmikan oleh Mendagri Hari Sabarno, saat menjabat Karteker Gubernur Lampung pada bulan Maret 2003 lalu. "Kami hanya menyayangkan, mengapa aset yang bernilai miliaran rupiah tersebut, tidak digunakan. Bahkan, penjagal lebih suka memotong hewan ternaknya sendiri, tanpa mau ke RPH," kata Budiman. (Lampung Post) Tags: Berita Terbaru Pemkot Lampung Anggarkan Rp300 juta Untuk RPH
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


















