Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home arrow Kategori Artikel arrow Perikanan arrow Bacteri Aeromonas Sp.

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Bacteri Aeromonas Sp. PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Tuesday, 17 June 2008
ETIOLOGI
Aeromonas hydrophila merupakan bakteri  distribusinya luas. Bakteri ini dapat di temukan pada air tawar  trpulusi maupun pada air laut yang kadar garamnya tinggi. Selain iut bakteri ini juga ditemukan pada intestinum ikan yang sehat.
Bakteri ini termsuk bakteri gram negatif, motil dan berbentuk batang (0,3-1,0 x 1,0-3,5 m).
A. hydrophila mungkin paling sering menyebabkan wabah pada ikan yang diternakan maupun ikan yang hidup bebas pada air tawar. Penyakit akibat bakteri ini biasanya di asosiasikan dengan penyakit  bakterial hemoragik septikemia pada ikan (dikenal sebagai aeromonad septicemia atau red pest ) yang mengalami stres karena beebagai sebab. Ikan dapat tertular penyakit inisetiap saat, walaupun biasanya sering terjadi pada saat musim panas dimana temperatur air meningkat dan ikan mengalami stress karena pergantian musim dari musiom panas ke mujsim dingin. Selain itu  hal ini juga dapat terjadi akibat lingkungan yang jelek.
PERUBAHAN MAKROSKOPIS
Ikan yang terinfeksi biasanya dalam keadaan stress karena beberapa faktor dan menunjukan warna kulit yang gelap dengan hemoragik ireguler yang luas pada permukaan tubuh dan pangkal sirip. Selain itu ikan juga menunjukan gejala asites. Hemoragik pada permukaan kulit dapat mengalami ulserasi dan melanjud menjadi bentukan shallow necrotik lesions. Pada saat nekropsi organ terlihat mengalami kongesti dengan hemoragik pada organ dalam. Jika dilakukan irisan pada ginjal dan limpha yang membekak biasanya akan keluar   cairan  kental yang dari organ tersebut.
PERUBAHAN MIKROSKOPIS
Ginjal dan limpha mengalami atrofi dan selnya juga mengalami nekrosis. Membrana mukosa intestinal biasanya mengalami nekrosis dan sloughed menuju lumen. Nekrosis fokal ditemukan pad otot jantung, hepar, gonad dan pancreas. Lesi pada kulit diawali dengan munculnya edema pada dermis dan hiperemia dari stratum retikulare. Hal ini memicu terjadinya spongisis dan ulserasi dari epidermis yang diikuti dengan hemoragik nekrosis yang ekstensif menuju lapisan muskulus bagian bawah.

Tags:  Select Section Select Category Bacteri Aeromonas Sp.
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 Kanda Yanuar Muhamad
 Lulu Dogieluva
 Mariana Ferdinandez
 hilda camelia
 bang juned
 MEKA DIAN PUTRA
 usman jalaluddin
 Drh. Sagitarini
 Ismail Nugroho
 Aulia Djunaedi
 Margaret
 hari agus
 wawin don
 rama wijaya
 meli melidawati
 ivan aliansyah
 dolphin ayu
 yuyun dwi
 cakka
 Riko Azrenra
 Chandra Kurniawan
 muhammad ilyas
 M Nas
 rezky eko muliawan
 tri cah
 Gianni Alfredy
 admin
 Pullet pkp
 stefanus riady
 Ferry Njo
 John Palulungan
 herman nurdin
 usman jalaluddin

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday789
mod_vvisit_counterYesterday1303
mod_vvisit_counterThis month20969



eXTReMe Tracker