Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir
no comments






![]() | Today | 286 |
![]() | Yesterday | 455 |
![]() | This month | 8495 |
You are here: Home
Kategori Artikel
Perunggasan
Pasteurellosis atau Kolera unggas
Kategori Artikel
Perunggasan
Pasteurellosis atau Kolera unggas
Jul
05
2008
| Pasteurellosis atau Kolera unggas |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Sunday, 06 July 2008 | |||||||
|
Etiologi Kolera unggas disebabkan oleh Pasteurella multocida Kejadian penyakit Penyakit Pasteurellosis (Kolera unggas) biasanya menyerang ayam pada usia 12 minggu. Penyakit ini menyerang ayam petelur dan pedaging. Bakteri ini menyerang pernapasan dan pencernaan. Serangan penyakit ini bisa bersifat akut atau kronis. Ayam yang terserang penyakit kolera akan mengalami penurunan produktivitas dan bahkan menyebabkan kematian pada unggas Cara penularan Infeksi kolera terjadi setelah ada kontak langsung antara ayam yang peka dengan ayam yang sakit atau karier yang telah sembuh. Kolera juga dapat ditularkan melalui pakan, minuman, peralatan, petugas kandang, tanah maupun hewan pengerat atau burung liar. Gejala klinis Pada gejala akut tidak teramati sehingga ayam atau unggas tersebut dapat terjadi kematian secara tiba-tiba. Gejala pada serangan kronis -ayam suka menggeleng-gelengkan kepala -Pembengkakan pada pial dan jengger serta kepala berwarna kebiruan -napsu makan berkurang -sesak napas -mencret atau diare dengan warna kotoran berwarna kuning, coklat atau hijau berlendir dan berbau busuk -kaki mengalami tortikolis yang disebabkan oleh otitis interna Perubahan patologi Pada kasus akut akan terlihat pembengkakan limpa dan hati dengan pendarahan berbintik pada organ dalamtermasuk jantung. Pada kasus subakut akan terlihat fokal granulomatosa berwarna kelabu pada hati. Sellulitis kaseosa pada pial dan artritis seropurulen akan terlihat pada kasus kronis. Diagnosis pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengidentifikasi Pasteurella multocida dari spesimen darah jantung, hati dan limpa. Pengecatan giemza akan teramati organisme bipolar tipikal. Pengobatan Pengobatan penyakit kolera (Pasteurellosis) dapat dilakukan dengan pemberian preparat sulfat atau antibiotic. Pemberian tetrasiklin yang dicampur dengan pakan dengan dosis 200-400g/ton akan menekan gejala klinik dan mengurangi angka kematian pada unggas. Pencegahan Bioscurity yang ketat Vaksinasi rutin pada peternakan yang sebelumnya pernah terjangkit penyakit kolera (Pasteurellosis). Pemberian vaksin dapat menggunakan vaksin Pasteurella multocida yang telah dilemahkan (galur CU; PM-1; PM9) sedangkan vaksin inaktif dapat digunakan untuk mencegah kawanan ayam. Tags: Artikel Perunggasan Pasteurellosis atau Kolera unggas
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- ascariasis pada unggas
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Giardiasis pada anjing
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
- Persiapan ketika kucing akan melahirkan
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Ctenocephalides felis pada kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Peternak cilik di Inggris
- Radiasi Ponsel Turunkan Populasi Burung?
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Isu Ayam Potong Berformalin Resahkan Warga
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- Telur bermelanin beredar disurabaya
- Telur bermelanin beredar disurabaya
- Disnak Boyolali sidak telur bermelanin
- Maraknya Telur Melamin
- Wall-Mart Tarik Telur China
- Melanin Dalam Telur
- Telur China Tercemar Melamin
- YLKI: Segera Tanggapi Soal Telur Bermelamin
- BBPOM Bali Memusnahkan Makanan Bermelamin
- BPOM Memusnahkan Produk Bermelanin
- Itik Bengkulu Dipatenkan
- Telur Afkir Bukan Telur Bermelanin
- Konsumsi Telur Masih Rendah


















