Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 165 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2572 |
Kategori Artikel
Perunggasan
ascariasis pada unggas
| ascariasis pada unggas |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Tuesday, 01 July 2008 | |||||||
|
Cacing secara alami sering ditemukan pada berbagai unggas liar maupun unggas peliharaan. Pada unggas terdapat dua golongan utama cacing yaitu Nematoda (cacing gilig) dan Cestoda (cacing pipih). Nematoda termasuk kelompok parasit yang terpenting pada unggas sehubungan dengan kerusakan yang ditimbulkan. Kelompok cacing ini memiliki siklus hidup langsung tanpa membutuhkan hospes intermediar. Nematoda disebut juga cacing gilig karena bentuknya bulat, tidak bersegmen dan dilengkapi dengan kutikula yang halus. Nematoda yang mempunyai siklus hidup langsung melewati 4 tahap perkembangan sebelum dewasa. Nematoda dewasa yang hidup dalam tubuh unggas yang terinfeksi akan menghasilkan telur yang dikeluarkan bersama feses. Didalam lingkungan, jika telur berembrio ditelan oleh ayam maka telur akan menetas didalam proventriculus hospes dan berkembang menjadi larva yang akan tumbuh menjadi cacing dewasa didalam tubuh hospes.
![]() telur cacing ascaridia galli Etiologi ![]() cacing ascaridia galli dewasa Siklus hidup Ascaridia galli tidak memerlukan hospes intermediar, penularan melalui pakan, air minum, litter, atau bahan lain yang tercemar oleh feses yang mengandung telur infektif. ![]() siklus hidup ascaridia galli
Patogenesis dan Gejalanya
![]() lesi pada intestinum Diferential diagnosa -defisiensi nutrisi Pengobatan Obat anti cacing yang paling sering digunakn untuk membasmi Ascaridia galli adalah piperazin. Selain itu dapat digunakan juga higromisin B dan kumafos melalui pakan untuk mengendalikan cacing tersebut. Piperazin memiliki efek narkotika sehingga cacing dapat dikeluarkan dalam keadaan hidup oleh adanya peristaltic usus. Pengobatan pencegahan pada pullet biasanya diberikan sekitar umur 5 minggu yang diulang pada interval 4 minggu sampai ayam mencapai umur 21 minggu. Pemberian vitamin A selama 5 – 7 hari dapat membantu kesembuhan mukosa usus yang rusak akibat cacing tersebut. Pengendalian dan Pencegahan Lalat dapat bertindak sebagai factor mekanik dari telur Ascaridia galli , maka pengendalian terbaik adalah kombinasi antara pengobatan preventif dan manajemen yang optimal meliputi sanitasi atau desinfeksi ketat dan pembasmian lalat Tags: Artikel Perunggasan ascariasis pada unggasnematoda cestoda parasit siklus hidup hospes intermediar cacing gilig Ascaridia galli Ascaridia dissimilis Ascaridia numidae Ascaridia columbae Ascaridia bonase larva
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Pasteurellosis atau Kolera unggas
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Giardiasis pada anjing
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
- Persiapan ketika kucing akan melahirkan
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Ctenocephalides felis pada kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Peternak cilik di Inggris
- Radiasi Ponsel Turunkan Populasi Burung?
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Isu Ayam Potong Berformalin Resahkan Warga
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- Telur bermelanin beredar disurabaya
- Telur bermelanin beredar disurabaya
- Disnak Boyolali sidak telur bermelanin
- Maraknya Telur Melamin
- Wall-Mart Tarik Telur China
- Melanin Dalam Telur
- Telur China Tercemar Melamin
- YLKI: Segera Tanggapi Soal Telur Bermelamin
- BBPOM Bali Memusnahkan Makanan Bermelamin
- BPOM Memusnahkan Produk Bermelanin
- Itik Bengkulu Dipatenkan
- Telur Afkir Bukan Telur Bermelanin
- Konsumsi Telur Masih Rendah
- Avian Influenza Pada Unggas
- Sekuensing Virus AI Dari Lalat Dan Ayam


















.jpg)








Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...