eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday126
mod_vvisit_counterYesterday518
mod_vvisit_counterThis month2533
You are here: Home arrow Kategori Artikel arrow Perunggasan arrow kolibasilosis pada unggas

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Jun 16 2008
kolibasilosis pada unggas PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Tuesday, 17 June 2008
Kolibasilosis merupakan kelompok penyakit pada unggas yang disebabkan sejumlah serotype Escherischia coli yang bersifat pathogen dan mampu menyerang ayam pada semua umur.  Infeksi E.coli dapat berbentuk kematian embrio pada telur tetas, infeksi yolk sac, omfalitis, kolisepticemia, air sacculitis, enteritis, infeksi saluran reproduksi, arthriid, panoptalmitis dan bursitis sternalis.

Kejadian penyakit

Kuman E.coli merupakan penghuni normal dalam saluran pencernaan ayam sehingga adanya bakteri tersebut dalam air minum merupakan suatu petunjuk pencemaran oleh feses. Banyak ditemukan di usus terutama pada usus halus bagian tengah (jejunum), bagian bawah (ileum) dan sekum. Kuman tersebut juga dapat ditemukan pada oesophagus dan trachea. Faktor pendukung timbulnya kolibasilosis meliputi sanitasi,  desinfeksi sub optimal, sumber air minum yang tercemar oleh bakteri, system perkandangan dan peralatan yang kurang memadai, dan adanya penyakit immunosupresif (terutama Gumboro).

Etiologi

Kolibasilosis disebabkan oleh bakteri Escherischia coli yang tergolong Gram negative, tidak tahan asam, tercat uniform, merupakan basilus yang tidak membentuk spora dan memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. E.coli bersifat motil karena memiliki flagella. E.coli disebut juga “ opportune pathogens” karena penyakit yang ditimbulkannya biasanya bersifat sekunder mengikuti stress atau penyakit lain, misalnya Gumboro. Bakteri ini tumbuh pada temperature 38-44 C atau lebih rendah.

Bakteri E.coli  yang bersifat pathogen memiliki struktur dinding sel yang disebut pili. Faktor virulensi bakteri ini dipengaruhi oleh ketahanan terhadap fagositosis, kemampuan perlekatan pada epitel saluran pernafasan, dan ketahanan terhadap daya bunuh serum. Serotipe yang paling sering menyebabkan penyakit pada unggas antara lain 01,02,035, dan 078.

Cara penularan

Infeksi E.coli dapat menyerang ayam muda maupun ayam dewasa. Penyakit ini biasanya ditemukan pada lingkungan yang kotor dan berdebu atau pada kelompok ayam yang terserang penyakit immunosupresif atau stres lingkungan. Bakteri ini dapat ditemukan pada litter, kotoran ayam, debu/kotoran dalam kandang dan lingkungan, pakan dan air minum.

Penularan dapat secara kontak langsung antara ayam yang sakit dengan ayam yang sensitive. Penularan secara tidak langsung dapat terjadi melalui kontak antara ayam yang sensitive dengan bahan-bahan tercemar oleh leleran tubuh atau feses penderita kolibasilosis. Penularan biasanya terjadi secara oral melalui pakan, minuman atau debu yang tercemar oleh E.coli. Debu atau kotoran yang telah terkontaminasi E.coli dapat terhirup melalui saluran pernafasan dan mungkin akan terjadi infeksi pada saluran tersebut.

 


Tags:  Artikel Perunggasan kolibasilosis pada unggas
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya

Artikel Terkait

Creative Commons License