Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Thursday, 04 September 2008
Breeding Soundness Examination (BSE) adalah pemeriksaan kemampuan dari bull untuk memproduksi sperma. Breeding Soundness Examination (BSE) dilakukan oleh dokter hewan dan pemeriksaan harus dilakukan sedikitnya 30-60 hari sebelum musim perkawinan.
Pemeriksaan Breeding Soundness Examination (BSE) dibagi menjadi 3 yaitu:
  1. Diameter Scrotum
  2. Evaluasi fisik
  3. Evaluasi semen

Diameter scrotum
Ukuran diameter testis merupakan pelengkap dari pemeriksaan BSE. Diameter dari testis berhubungan langsung dengan kapasitas produksi semen. Setiap gram testis dapat memproduksi 15 juta sperma/hari. Total produksi sperma paling sedikit 6 milyar perhari. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa besarnya ukuran testis sapi jantan merupakan factor keturunan.

Evaluasi fisik
Evaluasi fisik meliputi penampilan keseluruhan dari bull tersebut. Pemeriksaan dilakukan secara internal dan eksternal.

  • Internal

Pemeriksaan transrektal digunakan untuk mengevaluasi kesehatan organ atau saluran reproduksi skunder sapi pejantan yang meliputi Uretra, prostate, vesikula semilunalis, ampula dan vasdeferent. Abnormalitas biasanya terjadi inflamasi pada vesikula semilunalis, condisi tersebut dapat menyebabkan hewan pejantan menjadi infertile.

  • Eksternal
Evaluasi bentuk scrotum adalah bagian terpenting dalam pemeriksaan eksternal.  Idealnya, sapi jantan harus cukup gemuk, yang mempunyai BCS 6 merupakan standar untuk tubuh sapi sebelum dilakukan proses perkawinan. Produksi sperma hanya terjadi ketika suhu agak lebih rendah dari tubuh. Bentuk scrotum dapat mempengaruhi produksi sperma. Sebagai contoh sapi jantan yang mempunyai bentuk scrotum dan testis menempel atau melekat pada tubuh memiliki masalah dengan pengaturan suhu sehingga dapat menyebabkan subfertil. Sebagai alternative, sapi jantan dengan scotum yang terlalu menggantung dapat menyebabkan subfertil yang lebih besar karena kecenderungan mengayun dan rusak.

Palpasi testis dan epididimis dan pemeriksaan penis dapat mendeteksi abnormalitas yang dapat mempengaruhi performan dari perkawinan. Pemeriksaan kesehatan secara lengkap dari fisik atau kondisi hewan. Sapi jantan harus mempunyai bentuk yang baik dan penglihatan yang baik. Sapi sapi tersebut harus mampu berjalan dengan jarak yang panjang, kepincangan, radang sendi (Arthritis), tapak kaki abses dan penyakit pada telapak kaki tidak hanya mempengaruhi kemampuan kawin tetapi juga mempengaruhi produksi sperma apabila sapi jantan menghabiskan waktu dengan berbaring. Abnormalitas pada sapi tersebut dapat mempengaruhi kualitas dan produksi semen.

Evaluasi semen
• Motilitas semen
Parameter standar untuk motilitas sperma tidak lebih dari 30%. Motilitas dari sperma tidak seharusnya digunakan sebagai ukuran kesuburan dari pejantan tersebut, hal ini dikarenakan factor dari suhu, waktu, konsentrasi, kontaminasi dan metode evaluasi dapat mempengaruhi nilai motilitas semen.
• Morpologi semen
Morpologi normal sperma adalah 70%. Abnormalitas dari semen dibagi menjadi 2 yaitu factor utama dan faktor skunder, tergantung seperti apakah cacat yang terjadi didalam testis atau setelah sperma meninggalkan testis.
Abnormalitas dapat terjadi dari berbagai factor seperti keturunan, kondisi yang stress, infeksi, meningkatnya suhu testis atau juga factor lain. Abnormalitas yang terjadi dapat bersifat sementara ataupun permanen, maka sapi pejantan harus diuji lagi 6 sampai 8 minggu kemudian.

 


Tags:  Artikel Peternakan Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi Breeding Soundness Examination BSE
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
daftar harga container dan peralatan inseminasi A. CONTAINER Taylor Wharton (USA)

1.Depo Semen Beku
Container  Taylor Wharton  – 34    Rp. 15.250.000,00

2.Transportasi Semen Beku
Container  Taylor Wharton  – 20    Rp. 13.750.000,00
Container  Taylor Wharton  – 3      Rp.   9.700.000,00


B. CONTAINER CRYOCAN IBP (INDIA)

1. Depo Semen Beku
Container Jumbo – 12      Rp. 16.250.000,00
Container BA – 42            Rp. 15.350.000,00
Container BA – 35            Rp. 14.300.000,00
Container BA – 20            Rp. 11.700.000,00

Baca lebih lanjut...
 
Peternakan
Penyebab Kematian Embrio Dini Pada Sapi Kematian embrio diartikan sebagai kematian fertilitas ovum dan embrio sampai dengan akhir implantasi. Kurang lebih 25-40% kasus kematian embrio dini terjadi dalam suatu peternakan. Kematian ini lebih ...
Perikanan
Pseudomoniasis pada ikan Pseudomonas merupakan penyakit infeksi termasuk agen penyakit berbahaya pada ikan khususnya ikan air tawar. Pseudomonas ini merupakan agen penyakit yang berbahaya serta dapat berakibat kematian yang t...
 
Perunggasan
Koksidiosis pada Unggas EtiologiKoksidia merupakan filum Apicomplexa, kelas Sporozoea, subkelas Coccidia, ordo Eucoccidiidae, subordo Eimeriina, famili Eimeridae dan genus Eimeria. Secara garis besar lokasi koksidia pada aya...
Pets Animals
Gastritis Akut Pada Anjing EtiologiIngesti makanan basi atau terkontaminasi, benda asing, tanaman beracun, zat kimia dan obat yang mengiritasi, sering menyebabkan gastritis akut. Penyebab infeksi viral dan bakterial tidak terid...
 
Berita Perunggasan
Penjual Telur Asin di Jalur Pantura Disidak Balai Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewasn Pemprov Jateng melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap puluhan pedagang telur asin yang berjuala...
 
Berita Peternakan
Flu Kuda Merebak di India New Delhi – Jika di seluruh dunia kini dihebohkan influenza A alias flu babi (H1N1), India justru diramaikan kasus Influensa Equine alias flu kuda. Bahkan, kasus ini telah menewaskan 43 kuda di ...
Sains
Wakil Mentan: Otoritas Veteriner di Bawah Presiden Kementerian Pertanian mendukung penguatan profesi kedokteran hewan melalui otoritas veteriner. Bahkan, Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi menawarkan alternatif suatu Badan Otoritas Veteriner ya...
 
Berita Pets Animals
Jepang Rilis Penerjemah Anjing Jepang - Ingin bisa mengerti bahasa binatang seperti Tarzan? Sebuah perusahaan di Jepang mengeluarkan alat yang bisa menerjemahkan gonggongan anjing ke dalam suara manusia. Alat ini menjadi terobosan ...
Berita Perikanan
Goa Pantai Hukurila Jadi Habitat Kelinci Laut Pulau Ambon banyak memiliki obyek wisata bahari dengan kekayaan habitat biota laut yang jarang ditemukan di tempat lain seperti nudi blance atau kelinci laut dan Rhino Pias atau sejenis scorpion fish ...
 
Berita Satwa Liar
Menhut Lepasliarkan Kura-kura Leher Ular di Rote Menteri Kehutanan MS Kaban melepas 40 ekor Kura-kura Leher Ular (Chelodina mccordi) ke habitatnya di alam liar di lahan basah Danau Peto, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Teng...
 
 monika andriani
 ditha ayuningtias anggraini
 Hans Renhoard
 meutia kharisma
 Alipio De Almeida
 Anggita Permatasari
 usman jalaluddin
 Yayan Taufiq Hidayat
 kornellius rejauw rejauw
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 wila pulung
 jessica santosa
 nina tri yulianti
 vando dariksa
 aulia wedya nugroho
 Ferry Njo
 Deddy Fachruddin Kurniawan
 arie sherry
 hana lucky
 MaiFiy Bakaruddin
 widi
 mita mitahargianti
 Agam Yuda
 Tarisma Wardhani
 Abrit Cinde
 stephen christianto
 monika andriani
 Praya Ibrahim
 rakhmat hidayat
 Taufiq Nusa
 admin
 meutia kharisma
 makmun abdullah
 drh Christina

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday819
mod_vvisit_counterYesterday1269
mod_vvisit_counterThis month39257

Did you know.....

A dog and cat that are correctly socialized to one another can become best of buddies, whereas the same two animals, if socialization does not occur, often become bitter enemies!
 

Berlangganan Via Email

Anggota Online

21 tamu sedang online


eXTReMe Tracker