Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home arrow Kategori Artikel arrow Peternakan arrow Influenza Babi Bukan Bersumber Dari Babi

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Influenza Babi Bukan Bersumber Dari Babi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh dr drh Mangku Sitepoe   
Sunday, 16 August 2009
FAO di Roma  30 April 2009 menyatakan: tidak ada babi di Meksiko  maupun diseluruh dunia yang tertular dengan  virus tipe A subtipe  H1N1 yang baru (new variant  H1N1). Sehingga FAO akan mengganti nama Swine influenza (Flu-babi di Indonesia) yang tidak berkaitan  dengan babi. Rapat  Dirjen P2PL Depkes  30 April 2009  mengusulkan supaya disebut saja  Flu-Meksiko (seperti: Flu Spanyol, Flu Asia, Flu Hongkong, Flu Rusia dan lain-lain tetapi bukan Flu-Singapur yang salah nama).
 
Evolusi Flu babi H1N1.
Diawali pada  pandemi Influenza  1918 yang disebut dengan flu-Spanyol menelan  korban 50 juta jiwa manusia diseluruh dunia dan 550.000 jiwa  yang meninggal  di Amerika Serikat. Sebegitu ganas virus penyebab,   disamping  menyerang manusia juga menyerang  babi. (Koen J S, 1919). Pada  1930  oleh Smith  dinyatakan penyebab penyakit  Flu-Spanyol adalah  jenis virus Orthomyxoviridae  tipe A dengan subtipe  H1N1. Jadilah H1N1 sebagai penyebab dari penyakit Influenza  pada  babi atau Swine influenza. H1N1 dari flu Spanyol  sebagai  cikal bakal dari virus  Influenza babi pada babi diseluruh dunia. Pada 1976 adanya wabah influenza babi pada babi di Amerika Serikat juga menyerang manusia  yang berhubungan dekat dengan babi diantaranya peternak babi  dengan  morbiditi  kecil dan mortaliti 0.   

Disusul pandemi Influenza 1957 pada manusia disebut flu Asia  dengan virus H2N2 menelan korban  2 juta jiwa dan  pandemi Influenza    1968 pada manusia  yang disebut  flu Hongkong dengan virus H3N2 menelan korban  750.000 jiwa semua
Penyebab pandemi Influenza  pada manusia  di-zamannya : flu Spanyol, flu Asia dan flu Hongkong dengan  virus tipe A subtipe  H1N1, H2N2 dan H3N2  di-saat  pandemi  sangat ganas sekali tetapi di-masa kini ke-tiga subtipe  virus  sudah hidup nyaman dengan manusia yang disebut seasonal Flu atau Flu biasa.   Dengan gejala: panas, pilek, batuk sesak nafas dan sebagainya  yang besifat  self limitating disease atau disebut juga ILI atau influenza like illnes  pada negara tropis. Tetapi dinegara-negara temprate  dapat juga dijumpai adanya kematian. Demikianpun  sifat virus  Influenza tipe A  pada negara tropis dapat hidup pada suhu  53 0 C  tidak infektif sesudah 3 jam tetapi disinari oleh sinar ultraviolet atau sinar matahari  tidak infektif sesudah beberapa saat (Merchant and Parker, 1968). Dapat disimpulkan: virus subtipe H1N1  pada saat ini dapat dijumpai pada  manusia  yang bersifat self limitating disease dan juga dapat dijumpai pada babi  semenjak 1918.

Mutasi  virus  tipe A  dengan subtipe-nya.  
Virus influenza tipe A sangat labil, hal ini terlihat dari  virus inflenza biasa yang dijumpai pada manusia setiap  tahun mengalami perubahan minor  pada  struktur sequence-nya atau perubahan struktur dari antigen  yang disebut  antigenic drift atau mutasi secara adaptive misalnya  virus H1N1 mengalami  antigenic drift mutation  dari virus bebek air (Faning T G et al, 2002). Dapat pula mutasi melalui Antigenic shift, adanya mutasi dengan proses  reasortment dari dua jenis antigen atau lebih mengadakan ”perkawinan”  gen. Misalnya saat pandemi  1968 yang disebut flu Asia dengan virus H3N2 merupakan proses reasortmen (perkawinan)  virus H1N1 dengan H2N2  (Harrisons R, 1987)
Ketiga virus flu biasa (seasonal flu) H1N1, H2N2 dan H3N2  yang hidup pada manusia  dapat dengan mudah hidup pada babi  sehingga  penyebab Influenza babi adalah bersumber dari manusia dan juga  H1N1 dari babi. (Veterinary Merck Index, 1991). Babi memiliki  keistimewaan  dapat menjadi  tempat reasortment berbagai  virus  akan membentuk virus baru sebab memiliki  reseptor baik pada hewan maupun pada manusia. Sedangkan  H1N1, H3N2, H2N2 dapat hidup pada babi tanpa  memberikan gejala pada babi .
 
Flu  babi di Meksiko dijumpai  virus tipe A  dengan subtipe: H1N1, H1N2, H3N2 dan H3N1 atau gabungan dari virus  manusia H1N1, H3N2,  babi H1N1, dan  unggas H3N1, H3N2. Yang kemungkinan  bersumber dari babi   yang telah berproses reasortment membentuk virus baru dan ditularkan kemanusia . Hari ini radio Sonora 1 Mei 2009,   jam 11 menyatakan  ada 6 orang yang tertular Flu-babi  di Meksiko dengan virus baru H6N2 . Apakah  H6N2 sebagai  virus pandemi Influenza ditahun 2009 ?

Penularan flu babi (flu-Meksiko) pada saat ini hanya antar manusia.
Penyakit zoonosis adalah penyakit hewan yang ditularkan kemanusia  sedangkan  penyakit Influenza  dapat dikategorikan sebagai  penyakit zoonosis. Flu-burung yang disebabkan oleh virus tipe A subtipe: H5N1 di Asia, H7N7  di Eropa dan H9N2 di China dan Hongkong serta  Flu babi H1N1  dikategorikan sebagai penyakit zoonosis Penularan  penyakit zoonosis dibedakan menjadi : antar  hewan, hewan kemanusia dan manusia ke-manusia atau antar manusia. Oleh WHO didalam menghadapi Pandemi Influenza  penularan virus dibedakan  menjadi: 3 Periode: Prepandemic, Interpandemic dan Pandemic.
Pada Praepandemic dibedakan menjadi : Fase 1  penularan antar hewan belam ada wabah pada hewan. Fase  2. terjadi penularan  antar hewan telah mewabah. Praepandemic ada 3 fase: dari hewan kemanusia. 4. antar manusia  suatu negara, fase 5. antar manusia 2 negara dan Periode Pandemic : antar manusia  keberbagai negara.

WHO PANDEMIC PREPARADNESS
PERIODS AND PHASES

 
 
No.
Periods 
PhasesNotes
I.
Inter

Phase 1   

 

Phase 2  

- Animals to animals transmission Pandemic

- Without any of epidemic

- Animals to animals become epidemic

II.Alert            

Phase 3

Phase 4

Phase 5

- Animals transmission to human

- Human to human transmission in cluster

- Human to human transmission in comunity

III. 
PandemicPhase 6
- Human to human transmission between countries
Source  : WHO 2005

Statement WHO 30 April 2009  menyatakan Flu-babi sudah fase 5 terjadi penularan antar manusia dan bukan dari babi. Sumber penyakit adalah dari manusia dan bukan dari babi. Sehingga Siaran Menteri Pertanian:  akan memeriksa  7 juta ekor babi serta  tidak mengizinkan impor babi  hidup dan daging babi dari negara yang tidak tertular H1N1 pada babi tidak memiliki  dasar hukum. Demikianpun  running teks  Metro TV  1/5/2009 jam 19 30F: Permendag melarang impor babi dan produknya  dari 7 negara  juga tidak memiliki dasar hukum bila tidak dijumpai Flu-babi padaa babi.
Flu babi berbeda sekali dengan Flu-burung: penularan antar unggas dan dari unggas kemanusia dan belum ditularkan antar manusia. Penyakit  Flu burung dengan virus H5N1 pada manusia sumber penyakit  masih pada unggas sehingga  perlu penanggulangan  dan  pembatasan dengan manusia.

Tags:  FAO Flu Babi H1N1 Evolusi Flu babi Mutasi virus tipe A
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 efrizal tanjung
 Arie Rosman
 Awaluddin bin yusuf
 linda pertiwi
 usman jalaluddin
 ayu vera
 Dewi Anggreini
 theresia murni
 ratih soekotjo
 lailatun nafisah
 farahiyah darayani
 monika andriani
 vierpiorp vierpiorpQC
 AgregatorB AgregatorB
 WoontidoTet WoontidoTet
 adogishilsowl adogishilsowl
 BUDI HARYANTO
 taufik taufik
 Inherrems Inherrems
 seodpphsjgqr cheap uggs for sale
 VomLoorgoSmap VomLoorgoSmapOA
 Hollysarf HollysarfOA
 Vuggecturce Vuggecturce
 lincningskeli Элисса
 SkimaSheeda SkimaSheedaIH
 INTARYNAK INTARYNAKAX
 Stoofflot StoofflotUV
 AccoreredKede AccoreredKede
 adollfSnomehafSof adollf
 coacheMes coacheMesWX
 aroretbassisy aroretbassisy
 Jalsstods4 Jalsstods
 attessTaf Lashawn Mccamey
 SeetSlEte SeetSlEteCV
 bojokcoy bojokcoy
 GoarmasasKlemdad GoarmasasKlem

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday128
mod_vvisit_counterYesterday1670
mod_vvisit_counterThis month7203



eXTReMe Tracker