Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home arrow Kategori Artikel arrow Peternakan arrow vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Monday, 07 July 2008

Penyebab
Campylobacteriosis yang disebabkan oleh Campylobacter foetus venerialis (dahulu disebut Vibrio foetus veneralis) adalah suatu penyakit penyebab utama kegagalan reproduksi pada sapi yang disebarkan melalui perkawinan dan ditandai oleh infertilitas dengan jumlah perkawinan yang makin tinggi untuk satu konsepsi.
Umumnya ditemukan kematian embrio dini dan abortus pada bulan yang keempat sampai akhir masa kebuntingan.
Sesuai dengan namanya Campylobacter foetus berbentuk koma, atau S. Pada suhu 60° ia akan mati dalam waktu 5 menit, tetapi dapat hidup 10-20 hari ditanah, rumput kering dan kotoran ternak tergantung pada kondisi suhu dan kelembapan.

Gejala Klinis
Gejala-gejala infeksi Campylobacter tidak tampak sebelum terjadi infertilitas. Gejala akut meliputi penurunan angka konsepsi sampai lebih rendah dari 10% dan infertilitas dapat berlangsung 2-6 bulan atau lebih.

Diagnosa
Diagnosa terhadap Campylobacter didasarkan pada kelompok ternak yang bersangkutan, anamnesa dan catatan reproduksi, pemeriksaan fisik individual pada ternak dalam kelompok, termasuk pejantan dan diagnosa laboratoris. Abortus umumnya terjadi dalam bulan ke-5 sampai ke-8 masa bunting.

Pengendalian
Cara terbaik dan termudah dalam pengendalian infeksi Campylobacter Foetus adalah tenik inseminasi buatan dengan semen dari pejantan yang sehat.

Pengobatan
Pengobatan terhadap individu satu betina dapat dilakukan dengan infusi antibiotik secara intra uterin seperti penstrep dalam larutan air atau minyak atau antibiotik berspektum luas.

Tags:  Artikel Peternakan campilobakteriosis atau vibriosis koma s rumput vibrio foetus veneralis perkawinan infertilitas konsepsi campylobacter abortus anamnesa inseminasi buatan IB
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
 efrizal tanjung
 Arie Rosman
 Awaluddin bin yusuf
 linda pertiwi
 usman jalaluddin
 ayu vera
 Dewi Anggreini
 theresia murni
 ratih soekotjo
 lailatun nafisah
 farahiyah darayani
 monika andriani
 handi8AlaxiaGam handi8AlaxiaGamVG
 varg filthgrinder
 Pullet pkp
 azewic pintubatu
 Agorcepog Agorcepog
 Drh. Sagitarini
 А.Василий Васильчук
 seodpphsjgqr cheap uggs for sale
 mobilephonespyk mobilephonespyk
 Carqhr Carla Nevralkato
 Apothekede Apothekede
 whishode agewfarfBV
 Stoofflot StoofflotUV
 INTARYNAK INTARYNAKAX
 AccoreredKede AccoreredKede
 adollfSnomehafSof adollf
 coacheMes coacheMesWX
 aroretbassisy aroretbassisy
 Jalsstods4 Jalsstods
 attessTaf Lashawn Mccamey
 SeetSlEte SeetSlEteCV
 bojokcoy bojokcoy
 SkimaSheeda SkimaSheedaIH
 GoarmasasKlemdad GoarmasasKlem

Pilih Bahasa:


Login

Find Us On Facebook

www.vet-klinik.com on Facebook
www.vet-klinik.com on Facebook

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday74
mod_vvisit_counterYesterday1670
mod_vvisit_counterThis month7149

Artikel Terkait



eXTReMe Tracker