Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 30 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2437 |
You are here: Home
Kategori Artikel
Pets Animals
Ctenocephalides felis pada kucing
Kategori Artikel
Pets Animals
Ctenocephalides felis pada kucing
Jul
12
2008
| Ctenocephalides felis pada kucing |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Sunday, 13 July 2008 | |||||||
|
Ctenocephalides felis merupakan kutu sering ditemukan pada kucing kesayangan kita, yang mempunyai ciri ciri antara lain:
a. Tidak bersayap, memiliki tungkai panjang, dan koksa-koksa sangat besar b. Tubuh gepeng di sebelah lateral dilengkapi banyak duri yang mengarah ke belakang dan rambut keras c. Sungut pendek dan terletak dalam lekuk-lekuk di dalam kepala d. Bagian mulut tipe penghisap dengan 3 stilet penusuk e. Metamorfosis sempurna (telur-larva-pupa-imago) f. Telur tidak berperekat, abdomen terdiri dari 10 ruas. g. Larva tidak bertungkai kecil, dan keputihan h. Memiliki 2 ktinidia baik genal maupun pronatal Beda jantan dan betina: jantan: tubuh punya ujung posterior seperti tombak yang mengarah ke atas, antena lebih panjang dari betina. betina : tubuh berakhir bulat, antena lebih pendek dari jantan. ![]() Ctenocephalides felis jantan ![]() Ctenocephalides felis betina Siklus hidup: Telur akan menetas 2-10 hari menjadi larva yang makan darah kering (yang dikeluarkan pinjal dewasa), feses, bahan organik lainnya. Larva juga membuat pupa dengan menyilih 2 kali. Stadium larva berlangsung 1-24 minggu. Pupa dapat hidup selama 1 minggu sampai 1 tahun tergantung faktor lingkungan. Pinjal ini dapat sebagai hospes intermedier dari Dypillidium caninum, dan menyebabkan gatal dan iritasi pada tubuh hospes (kucing). ![]() siklus hidup Ctenocephalides felis Gejala klinis ![]() Ctenocephalides felis diantara bulu
Pengobatan: Dichlorvos, pyretrum 10%, Malation 5%, Triclorfon 2,5%, Coumaphos 0,5%, Carbaryl. Tags: Artikel Pets Animals Ctenocephalides felis pada kucingArtikel Pets Animals Ctenocephalides felis pada kucing Ctenocephalides felis diantara bulu
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- ascariasis pada unggas
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Pasteurellosis atau Kolera unggas
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Giardiasis pada anjing
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
- Persiapan ketika kucing akan melahirkan
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Radang usus besar (colitis)
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- 1.500 Anjing Mati Keracunan Melamin
- Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies
- Kasus rabies, di Kabupaten Ende
- Anjing Rabies Gigit Ratusan Warga Flores
- Mimika Waspadai Rabies dari Maluku
- Belasan Ribu Anjing di Kalteng Belum Divaksin Rabies
- Avian Influenza Pada Unggas
- Bali, Puluhan Anjing Dimusnahkan
- Mengatasi wabah rabies di Bali
- Bali, 196 Ekor Anjing Dimusnahkan



























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...