eXTReMe Tracker
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Login

Kommentar Terakhir

no comments
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday286
mod_vvisit_counterYesterday455
mod_vvisit_counterThis month8495

Syndicate

You are here: Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
Aug 26 2008
Dermatitis pada hewan kesayangan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Wednesday, 27 August 2008
Etiologi
Dermatitis adalah suatu kejadian penyakit yang belum jelas penyebabnya, namun dapat diduga bahwa penyakit Dermatitis bisa disebabkan oleh berbagai macam sebab antara lain
  • Kutu penggigit: Felicola subrostratus
Infestasi yang berat dari kutu ini sering terjadi pada hewan terlantar dan kurang gizi terutama pada kucing bulu panjang. Gejala yang tampak yaitu kucing menggaruk-garuk badannya atau menggosok-gosokkan badannya pada benda disekitarnya secara terus menerus. Pada infeksi yang berat kucing mengalami kelemahan dan anemia. Telur kutu dapat ditemukan dengan mudah diantara bulu.
  • Kudis Notoedres
disebabkan oleh Notoedres cati Penyakit ini sangat menular, namun jarang terjadi pada kucing. Gejala yang terlihat adalah adanya lesi yang kering, kulit menebal dan kasar pada daerah belakang telinga, muka dan bisa menyebar sampai kaki dan ekor yang disertai rasa gatal terus menerus.  
  • Kudis Demodectic.
Penyakit ini merupakan penyakit kulit yang jarang terjadi dan cenderung terjadi persembuhan sendiri. Lokasi dari lesi terdapat pada sekitar mata yang menyebabkan kebotakan.
  • Kudis Otodectic.
Disebabkan oleh Octodectes cynotis Lokasi kudis pada telinga pada bagian luar. Awal infeksi terjadi eksudat seperti lilin yang berwarna coklat dan menjadi berkerak. Tungau hidup di dalam kerak diatas kulit. Gejala klinis kucing terlihat sering menggelengkan kepala, menggaruk telinga, adanya massa seperti lilin pada liang telinga, nanah, pembendungan darah pada telinga dan iritasi.
  • Pinjal
Disebabkan oleh: Ctenocephalides felis Pinjal ini merupakan hospes intermedier (perantara) cacing pita (Diphylidium caninum). Gigitan akibat pinjal ini dapat menimbulkan reaksi alergi (allergic fleabite dermatitis).
  • Pulex iritans
Merupakan parasit yang berhospes primer manusia, tapi pada beberapa daerah juga umum ditemukan pada kucing. Pinjal ini juga merupakan hospes intermedier (perantara) cacing pita (Diphylidium caninum). Gigitan akibat Pulex iritans menyebabkan inflamasi, kulit bengkak, gatal ringan dan hewan mengalami stres. Gigitan yang berulang dapat menyebabkan allergic fleabite dermatitis yaitu miliary dermatitis/ eczema yang menyebabkan kulit diselubungi oleh papula kecil dalam jumlah banyak berwarna coklat berkerak.

Gejala klinik
Gejalanya adalah kulit yang gatal-gatal dan meradang serta berwarna kemerahan terutama pada daerah-daerah lipatan dan perut dimana bulu menjadi lebih tipis, pengurangan dalam kuantitas bulu adalah akibat dari kebiasaan menggaruk dengan maksud untuk meringankan rasa gatal.

Diagnosa
Diagnosa dari suatu penyakit dapat ditentukan dari riwayat penyakit hewan tersebut, anamnesa yang didapat dari klien, gejala klinis yang tampak, pemeriksaan umum dan pemeriksaan khusus (pemeriksaan dari laboratorium).

Pencegahan
  1. Pencegahan dilakukan dengan grooming menggunakan bedak atau shampo anti parasit.
  2. Pada infestasi berat, dianjurkan untuk mendapatkan pengobatan dari dokter hewan yang biasanya diulang setelah 14 hari. Hal ini dilakukan untuk membunuh kutu yang baru menetas.
  3. Pengobatan dilakukan satu minggu sekali selama 4-6 minggu menggunakan acaricide pada lesi yang telah dilunakkan menggunakan cairan parafin/ sabun.
  4. Berikan suplemen yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kesehatan kulit.
  5. Kulit adalah bagian tubuh terbesar dan jika kulit sehat, maka akan tercermin pada bulu yang sehat dan kondisi kesehatan hewan secara keseluruhan, berikan  suplemen vitamin E yang membantu untuk mempertahankan kesehatan kulit.
  6. Cairan antiseptik alami yang dapat digunakan untuk membersihkan dan melindungi telapak kaki dan aman digunakan utuk kulit yang kering dan bersisik.

Tags:  Artikel Pets Animals Dermatitis pada hewan kesayangan Dermatitis pada anjing Dermatitis pada kucing
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >

Berlangganan Via Email

Anggota Online

21 tamu sedang online
Creative Commons License