Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir
no comments






![]() | Today | 275 |
![]() | Yesterday | 455 |
![]() | This month | 8484 |
You are here: Home
Kategori Artikel
Pets Animals
Giardiasis pada anjing
Kategori Artikel
Pets Animals
Giardiasis pada anjing
Jul
12
2008
| Giardiasis pada anjing |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Saturday, 12 July 2008 | |||||||
|
Etiologi Giardia lamblia (protozoa berflagel yang memiliki stadium baik trophic maupun cystic) Patogenesis Infeksi Giardia lamblia dimulai dengan masuknya kista melalui saluran pencernaan, masuk ke dalam usus. Proses selanjutnya adalah pelepasan trophozoit, yang diinisiasi di dalam perut oleh asam lambung. Lingkungan perut yang asam (pH ≤ 2) dan pH duodenum yang mendekati netral sangat penting untuk proses pelepasan trophozoit ini. Trophozoit kemudian membelah dan bermigrasi ke dalam permukaan mikrovilus. Kolonisasi trophozoit terbatas pada distal duodenum dan proksimal jejenum. Ketika trophozoit bercampur dengan isi usus dan arus feses serta perubahan lingkungan, akan menyebabkan trophozoit mengkista. Kista keluar melalui feses setelah periode prepaten 6-14 hari (pada anjing). Siklus berulang setelah kista masuk hospes yang tepat. Giardiasis ditularkan melalui pakan dan minum yang terkontaminasi kista. Gejala Klinis
Diagnosa
Pengobatan
Tags: Artikel Pets Animals Giardiasis pada anjing gejala etiologi patogenesis diagnosis treatmen pengobatan giardia Giardia lamblia
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- ascariasis pada unggas
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Pasteurellosis atau Kolera unggas
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
- Persiapan ketika kucing akan melahirkan
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Ctenocephalides felis pada kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Radang usus besar (colitis)
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- 1.500 Anjing Mati Keracunan Melamin
- Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies
- Kasus rabies, di Kabupaten Ende
- Anjing Rabies Gigit Ratusan Warga Flores
- Mimika Waspadai Rabies dari Maluku
- Belasan Ribu Anjing di Kalteng Belum Divaksin Rabies


















