Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 223 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2630 |
You are here: Home
Kategori Artikel
Pets Animals
Persiapan ketika kucing akan melahirkan
Kategori Artikel
Pets Animals
Persiapan ketika kucing akan melahirkan
Jul
12
2008
| Persiapan ketika kucing akan melahirkan |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Sunday, 13 July 2008 | |||||||
|
Ketika waktu melahirkan sudah dekat, kucing betina akan membaringkan dirinya, lalu mengatur nafasnya dan mulai mengejan. Air ketuban akan keluar disertai dengan sedikit darah dan disusul dengan kelahiran sang bayi yang beriring dengan ari-arinya. Setelah bayi kucing keluar, kita harus memperhatikan apakah sang induk care kepada anaknya. Care diartikan sang induk mau membersihkan anaknya, memotong tali pusarnya, dan mau menyusuinya. Jika tidak, kita sebagai pemilik harus turun tangan untuk membantunya. Caranya, setelah bayi kucing keluar, tetapi induknya tidak mau membuka selaputnya, maka kita yang harus membuka selaput dengan gunting disela-sela tangan atau kaki, lalu gunting tali pusarnya sepanjang 3-5 cm.
Setelah itu, bayi kucing kita ambil dan dilap dengan handuk yang lembut. Posisi memegang bayi kucing harus sangat hati-hati. Posisi kepalanya harus dibawah dan dalam posisi telungkup. Setelah agak kering, bayi kucing didekatkan kepada induknya agar induknya agar induknya dapat menyusui dan membersihkannya. Proses melahirkan ini biasanya berlangsung selama tiga jam, bahkan bisa lebih, maka kita sebagai pemilik harus sabar untuk menunggu kucing kesayangan kita. Jarak kelahiran bayi kucing yang pertama, kedua, dan seterusnya berbeda-beda. Ada yang 15 menit, 30 menit, bahkan ada yang satu jam. Tanda pasti bahwa sebentar lagi kucing kita akan melahirkan adalah air ketubannya pecah dan mengalir seperti air kencing. Jika keadaannya sudah seperti itu, yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan sebagai berikut :
Tags: Artikel Pets Animals Persiapan ketika kucing akan melahirkan
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- ascariasis pada unggas
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Pasteurellosis atau Kolera unggas
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Giardiasis pada anjing
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Ctenocephalides felis pada kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Radang usus besar (colitis)
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- 1.500 Anjing Mati Keracunan Melamin
- Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies
- Kasus rabies, di Kabupaten Ende
- Anjing Rabies Gigit Ratusan Warga Flores
- Mimika Waspadai Rabies dari Maluku
- Belasan Ribu Anjing di Kalteng Belum Divaksin Rabies
- Avian Influenza Pada Unggas
- Bali, Puluhan Anjing Dimusnahkan
- Mengatasi wabah rabies di Bali
- Bali, 196 Ekor Anjing Dimusnahkan























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...