Pilih Bahasa:
Login
Main Menu
| Home |
| Berita Terbaru |
| Kategori Artikel |
| Kirim Berita |
| Pencarian |
| Kontak |
| Tentang Kami |
| Forum Diskusi |
| Buku Tamu |
| Link Exchange |
| Pencarian Terbanyak |
| Sitemap |
Kommentar Terakhir






![]() | Today | 241 |
![]() | Yesterday | 518 |
![]() | This month | 2648 |
You are here: Home
Kategori Artikel
Pets Animals
Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
Kategori Artikel
Pets Animals
Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
Jul
12
2008
| Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing |
|
|
|
| Ditulis oleh Admin | |||||||
| Sunday, 13 July 2008 | |||||||
|
Setelah mengetahui bagaimana cara memilih kucing persia yang akan digunakan sebagai indukan, Metode Perkawinan kucing Persia, dan ketika sampai pada akhir periode kebuntingan pada kucing kesayangan kita, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya menjelang kelahiran. Kucing yang akan melahirkan biasanya menunjukkan gejala seperti berisik, nafsu makan berkurang, menggaruk-garuk alas atau tempat buang kotorannya, serta mencari tempat yang tersembunyi untuk melahirkan anaknya. Jika kucing kita yang sedang hamil sudah menunjukkan gejala seperti itu, sebaiknya kita harus meningkatkan pengawasan terhadap kucing tersebut. Cara yang paling mudah adalah dengan memasukkan kucing tersebut ke dalam kandang sehingga pengawasan dan penanganannya lebih mudah dan cepat. Persiapan sebelum partus antara lain : a. Sediakan kandang/tempat yang nyaman. Sebuah kotak kardus yang besar diisi dengan handuk atau alas serta serpihan koran sudah cukup memadai. Tempatkan ditempat yang hangat, bersih, tenang dan terawasi. Pastikan tempat ini telah tersedia minimal minggu sebelum waktunya melahirkan. b. Gunakan litter yang tidak mudah menggumpal. Kadang-kadang kucing melahirkan anaknya di kotak/tempat kotoran (litter). Pasir yang terdapat dalam kotak litter bisa menenpel di tubuh anak yang baru lahir. Induk kucing biasanya tidak mau membersihkan (menjilati) anaknya bila tertutup pasir yang menggumpal (merek : pura, cat san, hartz scoop dll). Gunakan saja pasir zeolit yang relatif lebih murah dan tidak menggumpal. Butiran zeolit berwarna abu kehijauan. c. Jauhkan dari kucing-kucing lain. Jika anda memiliki banyak kucing, pastikan tempat melahirkan jauh dari kucing-kucing lain. Pada saat melahirkan, kucing tidak suka berada didekat kucing lain, meskipun kucing tersebut sudah saling mengenal sejak lama. Insting keibuan dan proteksi akan semakin kuat pada saat mendekati kelahiran. Ada beberapa kucing yang baru melahirkan akan langsung menyerang kucing yang mendekatinya. d. Siapkan persediaan makanan yang cukup. Siapkan persediaan makanan dan minum yang cukup bagi kucing anda. Jangan biarkan kucing anda sendirian pada saat melahirkan. e. Cek dokter hewan terdekat. siapkan catatan alamat dan nomor telepon beberapa klinik atau dokter hewan terdekat. Hubungi dan cari informasi dokter hewan/klinik yang buka 24 jam sebagai persiapan bila ada kasus emergency. Tags: Artikel Pets Animals Persiapan sebelum partus atau melahirkan pada kucing
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Artikel Terkait
- kolibasilosis pada unggas
- Newcastle Disease
- Retensi plasenta
- pneumonia pada sapi
- Pseudomoniasis pada ikan
- Tubercolusis pada sapi
- Penyakit marek's pada unggas
- Leptospirosis pada babi
- ascariasis pada unggas
- Infectious Laryngotracheitis (ILT)
- koliseptikemia pada unggas
- Dilatasi Esofagus
- Neoplasia akibat infeksi Spirocerca lupi
- Helminthiosis
- cacar unggas (Avian Pox)
- Gumboro (Infectious Bursal Disease)
- Infectious Bronchitis (Bronkhitis Infeksiosa) pada unggas
- Chronic Respiratory Disease (CRD)
- Snot (Coryza) pada ayam
- Berak Kapur atau Pullorum pada unggas
- Eimeria yang sering menyerang unggas
- Berak Darah (Koksidiosis)
- Pasteurellosis atau Kolera unggas
- Abortus pada sapi yang disebabkan oleh jamur
- Brucellosis pada sapi
- vibriosis atau campilobakteriosis pada sapi
- Penyakit rabies
- Canine Parvovirus pada anjing
- Breeding pada Anjing Pomeranian
- Giardiasis pada anjing
- Cara Memilih Kucing Persia Sebagai Indukan
- Periode atau Masa Kebuntingan Pada Kucing
- Defisiensi nutrisi pada ayam
- Ascaridia galli pada unggas
- Metode Perkawinan kucing Persia
- Persiapan ketika kucing akan melahirkan
- Program Vaksinasi Pada Kucing
- Ctenocephalides felis pada kucing
- Otitis Interna
- Otitis eksterna pada anjing dan kucing
- Penyakit heartworm disease
- Susu (Colostrum) pengganti untuk anjing
- Ancylostomiasis Pada Anjing
- Rhipicephalus Sanguineus pada anjing
- Distemper anjing atau canine distemper
- anjing dapat menyebabkan kanker pada manusia
- Alergi Kucing Bisa Sebabkan Asma
- Penyakit mulut dan kuku
- Penyakit Jembrana (JD)
- Liger, Kucing Terbesar di Dunia
- Koksidiosis pada anjing dan kucing
- Dermatitis pada hewan kesayangan
- Radang usus besar (colitis)
- Scabies
- Flu pada kucing (Feline Viral Rhinotracheitis)
- Pertimbangan Sebelum Kucing dibawa Ke Tempat Tidur
- Feline Calicivirus Disease (FCD)
- AIDS pada kucing (Feline Immunodeficiency Virus)
- Feline Panleukopenia
- Yellow fever
- Breeding Soundness Examination (BSE) pada sapi
- Prolapsus Uteri
- Retensi plasenta pada sapi perah
- Inseminasi Buatan (IB) atau Kawin Suntik
- Listeriosis pada sapi
- Mumifikasi fetus
- Hubungan antara gangguan ovulasi dengan infertilitas
- cascado
- Taeniasis pada babi
- Penyakit sapi gila
- 1.500 Anjing Mati Keracunan Melamin
- Bertambah Lagi Korban Akibat Rabies
- Kasus rabies, di Kabupaten Ende
- Anjing Rabies Gigit Ratusan Warga Flores
- Mimika Waspadai Rabies dari Maluku
- Belasan Ribu Anjing di Kalteng Belum Divaksin Rabies
- Avian Influenza Pada Unggas
- Bali, Puluhan Anjing Dimusnahkan
- Mengatasi wabah rabies di Bali
- Bali, 196 Ekor Anjing Dimusnahkan























Mau nanya, kalo lalat berperan sebaga...