Pusat Kesehatan Hewan | Animals Health Care Center

 
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Home

Download Our Toolbar. Free, Private and Secure
FKH UGM Temukan "Reagen" Penguji Daging Bangkai PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh admin   
Wednesday, 19 August 2009
Sejumlah peneliti dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menemukan "reagen" untuk mendeteksi daging yang dijual di pasaran baik daging bangkai maupun daging segar.

"Reagen itu disebut `durante` yang merupakan hasil pengembangan dari penelitian di Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Veteriner (Kesmavet) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM," kata salah satu staf peneliti bagian Kesmavet FKH UGM, drh Widagdo Sri Nugroho, di Yogyakarta, Selasa.
Daging bangkai adalah daging dari hewan mati yang dijual di pasaran, sedangkan daging segar adalah daging dari hewan hidup yang disembelih secara baik dan benar.

Menurut dia, "reagen" penguji daging bangkai tersebut mudah digunakan dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk menentukan hasilnya.

"Kurang lebih hanya butuh waktu satu menit untuk mengetahui apakah daging tersebut daging bangkai atau daging segar," katanya.

Daging yang akan diuji hanya tinggal dicacah kemudian dicampur dengan air mineral dan diambil ekstraknya. "Ekstrak itulah yang kemudian dicampur dengan `reagen`," katanya.

Ia mengatakan, apabila warna ekstrak daging tersebut berubah menjadi hijau tua, daging tersebut adalah daging bangkai, tetapi bila berubah menjadi biru daging tersebut daging segar.

"Akurasi `reagen` tersebut mencapai 95 persen, bahkan 100 persen jika diaplikasikan dalam pengujian di laboratorium," katanya.

Penelitian tentang "reagen" penguji daging bangkai tersebut, kata Widagdo, sudah dilakukan sejak 1997 saat masyarakat resah adanya daging bangkai yang dijual di pasaran. "Reagen ini sudah mulai digunakan oleh dinas teknis terkait di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan, formulasi "durante" sudah mengalami perkembangan dibanding hasil awal penelitian. "Pada mulanya kami menggunakan dua `reagen`, tetapi hasilnya tidak stabil dan akhirnya kami menggabungkan kedua `reagen` tersebut dan hasilnya lebih stabil," katanya.

Meski demikian, kata Widagdo, formulasi "durante" tersebut akan tetap dikembangkan sehingga penggunaannya bisa lebih praktis.

Tags:  reagen uji daging bangkai durante
Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Tag it:
Delicious
Furl it!
Spurl
Digg
Reddit
YahooMyWeb
NewsVine
< Sebelumnya   Berikutnya >
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
Labora Medical and Dental Supplier Kami perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian alat-alat kesehatan (ALKES) membutuhkan 4 orang karyawan sebagai : STAF ADMINISTRASI

2 orang dengan IPK min 3.0

2 orang dengan IPK min 3.5

(Untuk penempatan di Jakarta)

Baca lebih lanjut...
 
Peternakan
Penyebab Kematian Embrio Dini Pada Sapi Kematian embrio diartikan sebagai kematian fertilitas ovum dan embrio sampai dengan akhir implantasi. Kurang lebih 25-40% kasus kematian embrio dini terjadi dalam suatu peternakan. Kematian ini lebih ...
Perikanan
Pseudomoniasis pada ikan Pseudomonas merupakan penyakit infeksi termasuk agen penyakit berbahaya pada ikan khususnya ikan air tawar. Pseudomonas ini merupakan agen penyakit yang berbahaya serta dapat berakibat kematian yang t...
 
Perunggasan
Koksidiosis pada Unggas EtiologiKoksidia merupakan filum Apicomplexa, kelas Sporozoea, subkelas Coccidia, ordo Eucoccidiidae, subordo Eimeriina, famili Eimeridae dan genus Eimeria. Secara garis besar lokasi koksidia pada aya...
Pets Animals
Gastritis Akut Pada Anjing EtiologiIngesti makanan basi atau terkontaminasi, benda asing, tanaman beracun, zat kimia dan obat yang mengiritasi, sering menyebabkan gastritis akut. Penyebab infeksi viral dan bakterial tidak terid...
 
lowongan dokter hewan
Lowongan Diploma III PT. Taman Safari Indonesia PT. Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan adalah salah satu lembaga konservasi dan pariwisata, yang terus berkembang, guna meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan terhadapt satwa, saat ...
Berita Perunggasan
Penjual Telur Asin di Jalur Pantura Disidak Balai Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewasn Pemprov Jateng melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap puluhan pedagang telur asin yang berjuala...
 
Berita Peternakan
Flu Kuda Merebak di India New Delhi – Jika di seluruh dunia kini dihebohkan influenza A alias flu babi (H1N1), India justru diramaikan kasus Influensa Equine alias flu kuda. Bahkan, kasus ini telah menewaskan 43 kuda di ...
Sains
Wakil Mentan: Otoritas Veteriner di Bawah Presiden Kementerian Pertanian mendukung penguatan profesi kedokteran hewan melalui otoritas veteriner. Bahkan, Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi menawarkan alternatif suatu Badan Otoritas Veteriner ya...
 
Berita Pets Animals
Jepang Rilis Penerjemah Anjing Jepang - Ingin bisa mengerti bahasa binatang seperti Tarzan? Sebuah perusahaan di Jepang mengeluarkan alat yang bisa menerjemahkan gonggongan anjing ke dalam suara manusia. Alat ini menjadi terobosan ...
Berita Perikanan
Goa Pantai Hukurila Jadi Habitat Kelinci Laut Pulau Ambon banyak memiliki obyek wisata bahari dengan kekayaan habitat biota laut yang jarang ditemukan di tempat lain seperti nudi blance atau kelinci laut dan Rhino Pias atau sejenis scorpion fish ...
 
Berita Satwa Liar
Menhut Lepasliarkan Kura-kura Leher Ular di Rote Menteri Kehutanan MS Kaban melepas 40 ekor Kura-kura Leher Ular (Chelodina mccordi) ke habitatnya di alam liar di lahan basah Danau Peto, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Teng...
 
 Pullet pkp
 junie suryaningsih
 ARGA SAWUNG KUSUMA
 Kanda Yanuar Muhamad
 Lulu Dogieluva
 Mariana Ferdinandez
 hilda camelia
 bang juned
 MEKA DIAN PUTRA
 usman jalaluddin
 Drh. Sagitarini
 Ismail Nugroho
 desi rosanty
 Fajaria Subekti
 hari agus
 udin ouf
 eftri eftriyandi yunis
 ivan tarigan
 syarifuddin hidayat
 riza oloan
 arief rianto
 Ani Siti
 sheila handoyo
 ivan aliansyah
 muhammad ilyas
 M Nas
 rezky eko muliawan
 tri cah
 Gianni Alfredy
 admin
 Pullet pkp
 stefanus riady
 Ferry Njo
 John Palulungan
 herman nurdin
 usman jalaluddin

Pilih Bahasa:


Login

Kommentar Terakhir

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday191
mod_vvisit_counterYesterday1435
mod_vvisit_counterThis month24037

Did you know.....

DID YOU KNOW?
The excellent tracking skills of hunting dogs arise in part from their ability to detect distinct volatile fatty acids located on the surface of game or left over on the ground, brush, and/or trees.
 

Berlangganan Via Email

Anggota Online

21 tamu sedang online


eXTReMe Tracker